Beranda Bolmong Timur Kampaye Calsang Mengharukan, Piantai: Kritikan Adalah Seni Bagi Seorang Pemimpin.

Kampaye Calsang Mengharukan, Piantai: Kritikan Adalah Seni Bagi Seorang Pemimpin.

477
0
BERBAGI
Piantas S Potabuga, bersama kedua Calon Sangadi Tutuyan 2

TUTUYAN lensasulut.com – Pemilihan Sangadi (Kades-red) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) gelombang ke dua tahun 2018 di 17 desa sudah tidak lama lagi digelar. Strategi untuk memikat hati rakyat mulai di peragakan. para Calon Sangadi (Calsang) mulai menggelar kampanye di masing-masing Desa.

Terpantau media ini, Calsang nomor urut 2 dari Desa Tutuyan 2, Kecamatan Tutuyan, Piantai S. Potabuga hari ini Rabu (24/10/2018) menggelar kampanye damai di kediaman pribadinya.

Dengan pengamanan dari sejumlah anggota Kepolisian Sektor Urban Kotabunan, giat kampanye yang turut dihadiri Calon nomor urut 1 Sarjan Paputungan, dan nomor urut 3 Hartono Buntuan, PLH Sangadi Tutuyan 2 Nevie Mailo’ol, BPD, Panitia pengawas pilsang dan para pendukung berlangsung aman dan tertib.

Pemandangan yang tak kala menarik terlihat ketika para calon sangadi meneteskan air mata saat kampanye berlangsung. Suasana haru pun menyelimuti kegiatan yang bertajuk ‘Kampanye Damai’ itu.

Piantai S. Potabuga saat menyampaikan orasinya mengatakan, maksud dari kampanye ini adalah menyangkut kepemerintahan didesa.

Menurutnya selama tujuh tahun dia memimpin desa Tutuyan 2, amanah dan kepercayaan masyarakat terus dipegangnya.

“Maka dengan kesempatan ini saya akan mengklarifikasi isu-isu yang kurang baik terhadap Saya. Kritikan pedas adalah seni bagi seorang pemimpin, namun sesuai prosedur. Ada yang tidak mengetahui jelas tupoksi dari pemerintah namun menyebarkan informasi yang tidak benar ke publik Tutuyan 2. Apa yang telah sekelompok orang lakukan kepada Saya, jangan sampai dilakukan kepada ke dua calon yang apabila nantinya terpilih sebagai Sangadi,” seru Piantai.

Pada momen ini kata Piantai, boleh berbeda pilihan namun jaga persaudaraan jangan sampai hancur hanya karena derasnya arus politik yang sebenarnya tidak perlu terjadi ditutuyan 2.

“Tujuan dari kami ketiga calon sangadi Tutuyan 2 adalah sama, ingin membangun desa dan mensejahterakan masyarakat. Saya tidak meminta untuk memilih saya. Sentuhan-sentuhan program Pemdes untuk masyarakat adalah tugas dan tanggung jawab saya sebagai Sangadi, selanjutnya Saya kembalikan kepada masyarakat sebagai penilai apakah saya masih bisa diberikan kepercayaan untuk memimpin desa atau tidak,” ungkapnya.

Sementara PLH Sangadi Tutuyan 2 Nevie Mailo’ol mengatakan, ketiga calon yang akan mengikuti Pilsang semuanya ingin membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Siapapun yang terpilih, Dia yang akan menjadi pemimpin kita, tanggal 29 Oktober nanti mari kita gunakan hak pilih, karena ketiga calon ini semuanya ingin membangun dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan desa,” singkat Nevie. (rey)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here