Beranda Politika Deklarasi Tim Kampanye Minus Ketua Parpol Pendukung.

Deklarasi Tim Kampanye Minus Ketua Parpol Pendukung.

384
0
BERBAGI
Deklarasi tim pemenangan yang hanya dihadiri perwakilan parpol.

MANADO lensasulut.com – Pelaksanaan deklarasi dan peresmian sekretariat tim kampanye Joko Widodo – Maruf Amin, Senin (12/11) di Hotel Peninsula tampaknya tak solid.
Ini terlihat dari ketidakhadiran sejumlah ketua-ketua partai pendukung saat kegiatan tersebut digelar.

PDIP terlihat lari frei dalam kegiatan yang dihadiri Sekretaris tim kampanye Nasional Hasto Kristiyanto. Sedangkan Ketua Nasdem Max Lomban, Golkar Teti Paruntu, Ketua Hanura Sulut Jackson Kumaat, Ketua Perindo Sulut Hendrik Kawilarang Luntungan, Ketua PKPI Sulut Ronald Paunet, Ketua PPP Sulut Depri Pontoh, Ketua PKB Sulut Gretty Tielman dan PSI Melki Pangemanan memilih tak hadir.

Kebanyakan yang hadir dari organ sayap PDIP serta relawan Jokowi. Ketua tim kampanye Jokowi-Maaruf Sulut Adriana Dondokambey membantah kalau kegiatan tersebut tak solid sebab sudah dihadiri sejumlah pengurus parpol pengusung. “Kan pengurus lainnya hadir. Ini sudah cukup sebagai bukti dukungan,” kilahnya.

Adriana juga memastikan kalau ketua-ketua partai yang tak hadir itu sudah memberikan alasan ketidakhadiran tersebut. “Ya mereka masih ada tugas lain karena ada beberapa ketua yang merupakan kepala daerah. Tapi tetap ada yang mewakili,” katanya.

Sementara pengamat sosial politik Ramli Pateda mengatakan, seharusnya ketua partai pengusung hadir dalam agenda tersebut. “Ini membuktikan kalau dukungan itu masih setengah hati walau porsinya masih di daerah,” jelasnya.

Pateda menambahkan, kemenangan bisa dicapai hanya jika partai pendukung solid. Sebaliknya jika tidak, bisa saja ada mis komunikasi antara parpol. “Pasangan presiden yang diusung bisa menang jika semua mesin parpol bekerja dengan maksimal,” tukasnya.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto yang diwawancarai terpisah mengatakan komitmen pemenangan itu wajar. Sebab, Presiden Jokowi memang sudah melaksanakan komitmen membangun dari pinggiran. “Salah satunya adalah dengan menempatkan Sulawesi Utara sebagai gerbang kemajuan di Indonesia Timur. Mengingat provinsi ini berbatasan langsung dan jadi halaman depan NKRI,” terangnya. (fat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here