Beranda Bolmong Timur Pemdes Bulawan Dua Larut Dalam Dzikir Tahun Baru dan Doa Bersama.

Pemdes Bulawan Dua Larut Dalam Dzikir Tahun Baru dan Doa Bersama.

178
0
BERBAGI
Suasana Dzikir di Masjid Almuhajirin Desa Bulawan Dua

KOTABUNAN lensasulut.com – Menyambut datangnya Tahun 2019, tentunya kita semua ingin berbuat yang terbaik kedepannya, agar dalam kehidupan baik di dalam keluarga maupun di lingkungan pekerjaan senantiasa diberi kemudahan, kelancaran dan keselamatan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Mengantisipasi adanya kegiatan negatif saat malam pergantian tahun 2018 ke 2019, Pemerintah Desa (Pemdes) Bulawan Dua Kecamatan Kotabunan Kabulaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Dzikir dan doa bersama di Masjid Almuhajirin,  (31/12/2018).

Giat tersebut merupakan tindak lanjut dari Himbauan Bupati Boltim Sehan Landjar SH. tentang pergantian tahun baru Masehi. Selain Dzikir dan doa bersama, acara tersebut diisi dengan ceramah agama dengan menghadirkan ustaz Drs. H. Jefry Koe.

Sangadi (Kades-red) Bulawan Dua, Imran Kodu, mengatakan bahwa tujuan digelarnya acara tersebut agar masyarakat Bulawan Dua lebih khusus generasi mudah tidak memeriakan tahun baru dengan bersuka ria pada hal-hal negatif. “Insyaallah dengan zikir ini, kebiasaan menyambut tahun baru dengan hal-hal yang bersifat negatif akan berubah,” ujar Imran saat diwawancarai lensasulut.com.

Sementara Ketua Takmirul Masjid Almuhajirin Desa Bulawan Dua, Mohammad Lasapa mengatakan, acara zikir dan doa bersama sengaja digelar dengan tujuan untuk merubah kebiasaan masyarakat termasuk anak-anak muda. “Tahun-tahun sebelumnya perpisahan tahun selalu dimeriahkan dengan bunyi-bunyian, acara disco yang sesunggunya sudah melenceng dari budaya islam. Jadi umat islam kali ini menyambut tahun baru berdzikir bersama agar lebih tepat sasaran dalam rangka bagaimana membangun manusia seutuhnya,” ungkap Lasapa.

Anton Dukalang, salah satu tokoh agama mengatakan, dzikir dapat merubah salah satu ahlak dan keyakinan serta membuat hati menjadi tenang. “Tadinya kita percaya kepada mahluk, insyaAllah kita percaya kepa Allah. Karena Allah katakan apabila kita berdzikir, maka hati menjadi tenang. Dengan berzikir ini kita mengingat kepada Allah. Dan insyaAllah Allah akan mengingat kepada kita,” Sebut Dukalang.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat, Mohammad Hala mengatakan, dengan adanya kegiatan dzikir dan doa bersama dapat meningkatkan ukhuah Islamiah dan dapat mendidik generasi muda mempelajari tentang Islam.

Dengan adanya acara dzikir seperti ini, dapat mendidik anak-anak kita yang baru untuk mempelajari lebih jauh tentang islam. Semoga acara-acara seperti ini (dzikir-red) kita dapat meningkatkan hubungan islamiah kita,” tutup Hala. (rey)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here