Beranda Bolmong Timur Picu Polemik Pelantikan PAW Janter, SK Gubernur Dinilai Inprosedural.

Picu Polemik Pelantikan PAW Janter, SK Gubernur Dinilai Inprosedural.

355
0
BERBAGI
Bupati Boltim, Sehan Landjar SH saat diwawancarai wartawan usai pelantikan.

TUTUYAN lensasulut.com – tertundanya pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) Partai Gerindra atas nama Janter Malingkas, menjadi sorotan publik Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan kalangan pejabat Pemkab, Jumat (11/1/2018). Polemik ini dipicu oleh Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) yang dianggap inprosedural.

Tanggapan atas polemik ini pun bermunculan dari berbagai kalangan, tak terkecuali dari orang nomor satu di Boltim. Bupati Boltim, Sehan Landjar, mengakui tidak mengetahui keluarnya SK dari Gubernur untuk dilantiknya saudara Janter, karena tidak melalui tahapan.

“Saya sempat menerima ajuan nama calon PAW namun dikembalikan karena ada 2 (Dua) nama yang berbeda, Saya kembalikan ke Kesbangpol untuk diperbaiki,” beber Sehan kepada sejumlah wartawan seusai Paripurna Istimewa Pelantikan PAW Anggota DPRD Boltim.

Dua lembaga yakni Eksekutif dan Legislatif Lanjut Sehan, sudah jelas tidak mau masuk dalam masalah tersebut. “Saya tidak ingin masuk dalam persoalan yang interen. SK Gubernur keluar namun tidak ada koordinasi dengan saya maupun pihak DPRD. SK harus mengikuti prosedur, ada tahapan-tahapan yang harus dipatuhi karena ada hukumnya. Harus ada kajian yang serius sehingga ada keterikatan. Itu alasan kenapa Janter masih ditunda pelantikannya,” beber Sehan.

“Saya curiga ketua DPRD yang memberikan rekomendasi, begitu juga sebaliknya, ketua DPRD mengira saya yang memberi rekomendasi. Itu yang membuat saya kaget dan heran kenapa bisa keluar SK dari Gubernur. SK ini Saya anggap tidak prosedural, ada sengketa karena ada 2 (Dua) nama berbeda yang diajukan,” kunci Bupati. (rey)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here