Beranda Manado Pemuda Muhammadiyah Manado Sukses Gelar BAD.

Pemuda Muhammadiyah Manado Sukses Gelar BAD.

112
0
BERBAGI

MANADO lensasulut.com – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Manado sukses menyelenggarakan Baitul Arqom Dasar (BAD) I, yang berlangsung sejak Jumat 18 sampai Minggu 20 Januari 2019. Kegiatan pengkaderan yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah I, Kelurahan Ternate Tanjung tersebut, ditutup secara resmi oleh Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sulawesi Utara, Ramang Muhammad.

Pada sambutan sekaligus menutup secara resmi BAD, Ramang mengungkapkan pentingnya pelaksanaan kegiatan ini, mengingat bahwa Muhammadiyah adalah organisasi kader, sehingga kedepan perlu disiapkan generasi penerus yang memahami tentang kemuhammadiyah’an.

”BAD adalah bagian penting dalam Muhammadiyah yang harus dilaksanakan oleh PDPM. Dan PWPM Sulut akan segera mengkonsolidasikan ke sejumlah PDPM yang belum melaksanakan BAD agar segera melaksanakannya. Selain itu, kami juga sedang menyiapkan agenda untuk perekrutan anggota Kokam Sulut,” ujar Ramang.

Mengusung Tema “Mencerahkan Dakwah Islam, Mewujudkan Generasi Cerdas Berkemajuan”, kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri, antara lain yakni Rivai Poli dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Utara, Rizal Arsyad Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Manado, Ramang Muhammad Ketua PWPM Sulut, dan Wahyuddin Ukoli Ketua Vokal IMM Sulut yang juga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bolaang Mongondow.

Sebelumnya, dihadapan puluhan peserta kegiatan, Rizal Arsyad yang memberikan materi tentang kepemimpinan Muhammadiyah, menekankan hal penting yang harus dimiliki oleh Pemuda Muhammadiyah. ”Sebagai seorang Pemuda, karakter penting yang harus dimiliki adalah taat, kuat dan hebat. Seperti kata Bung Karno, berikan saya 10 pemuda maka saya akan mengguncang dunia,” kata Arsyad, menyemangati.

Sementara pemateri Wahyudin Ukoli disela materinya mengungkapkan rasa haru, karena walau dengan berbagai kekurangan termasuk foto yang menjadi sorotan, tapi dia merasa bangga atas semangat PDPM Manado. ”Saya terharu dengan semangat peserta yang hadir saat ini. Dengan keinginan kuat yang dimiliki, nantinya kalian akan menjadi tunas baru Muhammadiyah dan perlahan nantinya akan menjadi penggerak persyarikatan, khususnya di Manado,” ungkap Ukoli.

Pria yang akrab disapa kak Ayun ini menambahkan, awalnya diapun sempat protes dengan penampilan peserta BAD yang tidak seperti kebiasaan di Muhammadiyah. Tapi Kepala Seksi Penyelenggarah Haji dan Umroh di Kanwil Kementdrian Agama Sulawesi Utara ini mengaku, bahwa hal ini dapat dijadikan pembelajaran agar kedepannya nanti bisa lebih diperhatikan.

Atas terlaksananya BAD, Ketua PDPM Kota Manado Sofyan Maku dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya serta memberi apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana yang selama beberapa minggu bekerja keras untuk mensukseskan kegiatan ini. ”Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu. Apresiasi juga kami berikan kepada panitia pelaksana dan juga kepada PWPM Sulut, terutama sekretaris yang sudah bekerja keras mengawal dan membantu terlaksananya BAD ini.,” jelas Maku.

Rasa syukur atas terselenggaranya BAD ini juga dilontarkan oleh Sekretaris PWPM Sulut, Fuad Kadir. Dia pun berharap, BAD pertama ini dapat menggerakkan kembali semangat Pemuda Muhammadiyah Manado. ”Kita patut syukuri, kegiatan BAD PDPM pertama Kota Manado bisa terlaksana dengan baik. Walaupun sebagai ibukota provinsi, kegiatan Pemuda Muhammadiyah di Kota ini geliatnya kurang. Untuk itu, kami berharap setelah BAD ini, Manado akan menjadi tolok ukur perkembangan dan kemajuan Pemuda Muhammadiyah,” tandasnya sembari mengutip prinsip. “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, dan jangan cari hidup di Muhammadiyah,” sambungnya penuh semangat. (jeff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here