Beranda Bolmong Timur Pengguna Knalpot Racing Mulai Terjaring Operasi Polsek Kotabunan.

Pengguna Knalpot Racing Mulai Terjaring Operasi Polsek Kotabunan.

64
0
BERBAGI
Kanit Lantas Polsek Urban Kotabunan, KM Lasut, saat menggelar operasi knalpot racing di jalan trans Kotabunan.

TUTUYAN lensasulut.com — Keluhan masyarakat terkait bisingnya suara knalpot racing akibat ugal-ugalan sekelompok pengendara motor kini mendapat tanggapan. Polsek Urban Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) telah mengamankan kendaraan roda dua dan empat yang menggunakan knalpot bising tersebut. Hal ini menjawab keluhan masyarakat atas kenyamanan saat melaksanakan ibadah puasa.

Dari amatan media ini nampak sejumlah kendaraan roda dua menggunakan knalpot bising terjaring operasi Polsek Urban Kotabunan di jalan trans Kotabunan – Tutuyan. Selasa, (14/5).

Kapolsek Urban Kotabunan, Kompol Suparno S.sos melalui Kanit Lantas IPTU K M. Lasut mengatakan, pihaknya mengambil langkah sesuai laporan dan keluhan masyarakat. Mereka (Masyarakat,red) sudah sangat terganggu kenyamanan mereka akan kebisingan knalpot saat melaksanakan ibadah puasa.

“Kendaraan roda dua menggunakan knalpot racing langsung kami tahan dan buka di tempat knalpotnya, selain itu bagi pengendara tidak bisa menunjukan surat-surat kenderaan itu langsung di tahan di Polsek,” ungkap K.M Lasut.

“Operasi lalu lintas akan terus dilakukan namun secara bertahap. Kalau sekarang Polsek Urban Kotabunan masih fokus dengan penertiban knalpot racing sebab ini sering menjadi keluhan warga,” sambungnya.

Setelah penertiban knalpot racing lanjutnya, pihaknya akan lakukan penertiban surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK. Kemudian operasi perlengkapan kendaraan serta pengemudi harus gunakan helm.

“Saat ini masih tahap pembinaan sebatas pencopotan knalpot. Tapi belum sampai pada pemeriksaan surat kelengkapan kendaraan,” kata Lasut.

“Kami sudah sering memberikan teguran kepada pengemudi kendaraan roda dua dan roda empat agar tidak menggunakan knalpot seperti ini (racing-red) karena sangat mengganggu kenyamanan masyarakat,” timpalnya.

Kanit pun berharap, para pemilik kendaraan supaya memahami cara berkendaraan yang baik.

“Saya berharap kendaraan yang pakai knalpot racing agar diganti dengan standar. Guna menciptakan kenyamanan di tengah-tengah warga masyarakat,” tuntasnya. (rey)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here