Beranda Manado Jelang Konferwil, NU Diminta tak Jadi Kendaraan Politik.

Jelang Konferwil, NU Diminta tak Jadi Kendaraan Politik.

224
0
BERBAGI
Foto: Sahrir Albar Bafagih

MANADO LensaSulut.com — Mencuatnya sejumlah nama politisi yang akan bertarung sebagai Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Sulut pada Konferensi Wilayah (Konferwil) XXI nanti, memunculkan kekhawatiran jika ormas ini akan dijadikan kendaraan politik.

Menyikapi hal ini, kader NU Sahrir Albar Bafagih meminta agar Konferwil menjadi momentum mengembalikan khitah NU di Sulut. “Jangan sampai NU ini hanya dimanfaatkan sebagai kendaraan politik saja,” katanya, kemarin.

Menurut Sahrir, seharusnya NU mencari kader yang benar-benar bisa mengembalikan NU ke khitahnya sebagai ormas yang mampu menjaga dan membawa Islam sebagai agama rahmatan lil alamin. Ketua PW HPN Sulut ni menambahkan, sangat tidak benar jika ada calon yang mengaku mendapat restu dari petinggi di Sulut. “Tak usah mengaku-ngaku sudah mendapat restu dari pejabat. NU adalah ormas yang memiliki aturan main sendiri,” tandasnya.

Diketahui, sejumlah nama digadang-gadang bakal bertarung memperebutkan posisi Ketua NU Sulut. Selain kader NU, ada juga politisi yang akan maju lewat Konferwil yang akan segera dilaksanakan bulan ini. (fat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here