Beranda Bolmong Timur Sehan Landjar Tinjau Tempat Penyimpanan dan Pantau Pembagian Hak Rakyat

Sehan Landjar Tinjau Tempat Penyimpanan dan Pantau Pembagian Hak Rakyat

132
0
BERBAGI

MODAYAG, LensaSulut.com — Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar SH, tinjau langsung lokasi penyimpanan sementara Bahan Pokok (Bapok), yang berada di gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Moonow, Minggu 10/5/2020.

Sehan yang didampingi asisten II, kadis DKP, Kadis Kominfo, Kasat Pol PP, Camat, Danramil modayag bersama Kapolsek Modayag juga langsung memantau penyaluran hak rakyat, akibat dampak pandemi Coronavirus Disease 19 (Covid-19), di Kecamatan Modayag khususnya Desa Moonow dan Desa Bongkudai Barat.

Sehan saat berada di gudang penyimpanan mengatakan agar pengamanan sembako yang masuk di gudang sementra diperketat, juga dalam penyaluranya harus tepat sasaran serta adil.

“Mengingat jangan sampai ada oknum-oknum yang menyalah gunakan ataupun memanfaatkan bahan ini untuk kepentingan sendiri. Karena ketika salah dalam pendistribusian yang kena serta disalakan rakyat adalah pimpinan daerah (Bupati-red), padahal aparat dan bagian penyaluran yang lalai, maka saya harus memantau jumlah pasokan juga penerimanya. Karena sudah banyak laporan bahwah ada yang tidak dapat dan tidak adil dalam pembagiannya,” ucap Sehan saat berada di lokasi gudang penyimpanan.

“Makanya saya harap dan tegaskan agar dalam penyaluran Kebutuhan rakyat perlunya data yang tepat dan penjagaan juga pembagian yang pas. Jika dua orang per KK dapat 15 kilo tambah gula pasir minyak dan ikan kaleng, dan jika diatas dua orang, dapat 20 kilo dan lebih sesuai jumlah jiwanya, itu yang harus dikasih, bukan dikurangi atau dilebihkan agar semua pas dan adil,” jelasnya.

Sehan juga menambahkan, untuk seluruh Indonesia hanya Boltim yang penyaluran hak rakyat akibat pembatasan aktivitas masyarakat dampak Covid-19, Pemda berikan kebutuhan bahan pokok, tergantung pada jumlah jiwanya (Proposional). Di daerah lain rata semua, jika 5 kilo tambah gula minyak dan ikan kaleng itu merata semuanya. Kalau saya ambil kebijakan hitung per jiwa.

“Saya berharap dengan adanya penyaluran bahan pokok, masyarakat tetap lakukan anjuran pemerintah yaitu, berdiam diri di rumah masing masing, tidak keluar daerah, jaga kesehatanya, pakai masker, sering cuci tangan dan jaga jarak dengan orang lain, agar tidak sia sia kita memutus penyebaran virus Corona (Covid-19),” pinta Bupati.

Sementra itu Kadis Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kisman Mamonto mengatakan, untuk penyaluran hak rakyat, akibat dampak pandemi Covid-19 sudah masuk di 7 kecamatan.

“Untuk sekarang kita akan selesaikan kecamatan Modayag, karena masih ada beberapa desa lagi dalam tahap penyaluran, sementara ditampung di sekolah serta balai desa, menunggu data dan persiapan penyaluranya masih tersisa di beberapa desa yaitu Modayag 3, Tobongon dan Modayag Timur,” ujarnya.
(Dath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here