Beranda Bolmong Timur Pemdes Kayumoyondi Kembali Salurkan Bantuan Bahan Pokok Dampak Covid-19

Pemdes Kayumoyondi Kembali Salurkan Bantuan Bahan Pokok Dampak Covid-19

303
0
BERBAGI

TUTUYAN, LensaSulut.com – Dampak ekonomi yang terjadi akibat penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19), maka Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengambil kebijakan dengan membagikan bantuan bahan pokok kepada masyarakat yang terdampak.

Seperti pantauan media ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Kayumoyondi Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Boltim, kembali menyalurkan Bahan Pokok (Bapok) kepada masyarakat berupa, beras, minyak kelapa, gula pasir dan ikan kaleng, yang bantuannya bersumber dari Pemda Boltim.

Penyaluran tahap ke dua tersebut berlangsung di kediaman Kepala Desa (Sangadi), di Desa Kayumoyondi, Senin 13/7/2020.

Kepala Desa Kayumoyondi, Masrianto Patra saat diwawancarai oleh sejumlah pewarta mengatakan, bantuan Bapok ini sudah yang kedua kali.

“Bantuan sembako ini bervariasi, ada beras, minyak kelapa, gula pasir dan ikan kaleng,” ucapnya.

Ia menjelaskan kalau masyarakat yang mendapat bantuan sembako dihitung dari jumlah Kepala Keluarga (KK) atau sesuai perut.

“Bantuan Bapok ini kami lihat berdasarkan KK dengan menghitung jumlah perut, jadi keadilannya disitu,” jelas Patra

Masyarakat yang mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Jaminan Hari Tua (JHT) tidak akan mendapat sembako.

“Masyarakat yang mendapat BLT, BST dan JHT, tidak mendapat bantuan. Kecuali Program Keluarga Harapan (PKH), itu dapat tapi di batasi,” ujarnya.

Penyaluran itu menerapkan protokol kesehatan, dan masyarakat diminta agar mengikuti anjuran Pemerintah.

“Masyarakat yang akan menerima bantuan sembako agar membawa KK, dan harus memakai masker,” papar Patra.

Ia menyebutkan, bantuan ini sangat membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Suntikan bantuan dari Pemerintah Daerah, Dinas Sosial serta Pemerintah Desa ini, sangat membantu masyarakat, terutama yang terdampak Covid-19, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh tidak ada lagi makanan,” tandasnya.
(Dath Ligawa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here