Beranda Ekonomi dan Bisnis Senator Djafar Alkatiri Berharap Koperasi Dapat Berkontribusi Buat Ekonomi Daerah

Senator Djafar Alkatiri Berharap Koperasi Dapat Berkontribusi Buat Ekonomi Daerah

63
0
BERBAGI

MANADO LensaSulut.com – Wakil ketua komite 1 DPD RI yang juga anggota MPR, Ir. Djafar Alkatiri, M.M, M.Pdi menyampaikan materi Peningkatan Ekonomi Nasional, didepan para pengurus dan pengawas, serta anggota Koperasi Pemasaran Sahabat Jawa Gorontalo (KPS JAGO) Sulawesi Utara (Sulut), yang dilaksanakan di kantor DPD perwakilan Sulut, Senin 1/3/2021.

Selain menyampaikan materi, Djafar Alkatiri mengingatkan agar pengurus dan anggota koperasi harus kuat, tangguh, sehat, dan berkontribusi untuk daerah, guna membantu program pemerintah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Saya mengingatkan agar setiap anggota harus punya usaha dan produk, mempunyai kemampuan marketing dan punya keinginan meningkatkan usaha. Pengurus juga harus kuat dan tangguh karena memiliki tugas bagaimana mengelola koperasi agar tetap eksis. Sebab dari sekitar lebih dari enam ribu koperasi yang ada, saat ini tinggal separuh yang masih jalan. Begitupun dengan anggota harus jujur karena banyak permasalahan yang dihadapi karena melanggar aturan,” tegas Alkatiri.

Senator DPD RI asal Sulut ini juga memberi motivasi bahwa banyak yang harus diproduksi di Sulut dan memiliki peluang ekspor.

“Banyak peluang di bidang pertanian perkebunan dan perikanan, termasuk olahan herbal seperti minyak pala cengkih dan kelapa menjadi peluang yang bisa kita kelolah dari sumber daya alam yang ada di sini. Untuk itu kita butuh kesungguhan apalagi sudah disuport langsung oleh pemerintah provinsi lewat Dinas koperasi dan UKM. Semoga ini bisa berjalan dengan baik dan lancar jika koperasi ini dikelola dengan profesional,” tukas Alkatiri, menyemangati.

Terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang saat ini tengah diupayakan pemerintah akibat dampak pandemi Covid-19, mantan anggota DPRD propinsi Sulawesi Utara ini berharap agar program PEN dapat menyentuh masyarakat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu sasaran utama program ini menurutnya adalah UMKM karna merupakan tulang punggung dan motor penggerak ekonomi nasional.

“Program ini tengah diterapkan pemerintah dengan anggaran Rp277,68 Triliun pada minggu pertama kuartal IV 2020 lalu, yang terfokus pada sektor perlindungan sosial, UMKM, Kementerian/Lembaga dan Pemda (K/L/D), serta pembiayaan korporasi. Diharapkan kiranya ini dapat menyentuh secara signifikan terhadap pemulihan ekonomi di daerah, serta menggairahkan kembali masyarakat pelaku UMKM karena didalamnya terdapat ratusan ribu tenaga kerja,” ujar Alkatiri.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah pengukuhan struktur pengurus dan pengawas Koperasi Pemasaran Sahabat Jawa Gorontalo (KPS JAGO) oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulut, Ir. Ronald T.H Sorongan, M.Si, juga turut didampingi oleh Drs. Royke Kodoati Kabid Kelembagaan, Roy Sendow, SH Kasie Perundang-Undangan Badan Hukum Koperasi, bersama tim dari Dinas Koperasi dan UKM propinsi Sulawesi Utara.
(jefry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here