Beranda Bolmong Timur Kemeriahan Perayaan HUT RI di Kabupaten Boltim Memikat Masyarakat

Kemeriahan Perayaan HUT RI di Kabupaten Boltim Memikat Masyarakat

88
0
BERBAGI

TUTUYAN, LensaSulut.com – Sejak beberapa tahun Ibu Pertiwi diserang Coronavirus Disease-19 (Covid-19), berbagai aktivitas di pelosok tanah air dibatasi termasuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Dampak itu pun ikut dirasakan di Negeri Para Bogani Timur Totabuan.

Ingin kembali membakar semangat masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar perlombaan gerak jalan dan drum band dalam rangka menyambut HUT RI ke-77, Senin 15/8/2022.

Kemeriahan ini pun sangat menghibur warga. Terlihat Sepanjang jalan Trans Sulawesi Lingkar Selatan Ibu Kota Boltim yang dilewati para kontestan sangat memikat perhatian publik. Salah satunya warga Desa Tutuyan, Monalisa Mamonto. Ia mengaku, sebagai masyarakat Boltim dirinya sangat bahagia dan merasa bersemangat atas kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Boltim tersebut.

“Ini sebagai kerinduan saya dan seluruh masyarakat Boltim, karena selama dua tahun terakhir ini tidak ada perayaan kemerdekaan akibat pandemi Covid-19 dan sekarang acara seperti ini bisa kami saksikan lagi,” kata Mamonto.

Dituturkan guru SMA Negeri 1 Tutuyan ini, meskipun Boltim diguyur hujan tetapi para peserta tetap bersemangat menampilkan aksi terbaik mereka.

“Masyarakat sangat antusias sekali menyaksikan penampilan gerak jalan dan drum band dari anak-anak didik kita. Bahkan banyak orang tua di sekitar rumah saya menunda pekerjaan mereka di kebun hanya untuk melihat acara yang digelar hari ini,” ujarnya.

Atas terlaksananya agenda tersebut, ibu dari Najwa Maharani Ligawa ini mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Boltim, karena secara tidak langsung positif vibes kemerdekaan tahun ini sangat mereka rasakan walaupun masih dihantui pandemi.

“Ini tidak menyulutkan semangat peserta dan masyarakat untuk ikut serta dalam memeriahkan kemerdekaan RI. Masyarakat juga sudah sadar dan waspada untuk melindungi diri sendiri dari pandemi Covid-19, buktinya tadi masih banyak warga yang tetap menggunakan masker,” ucap Mona.

Ibu satu anak inipun berharap, kemeriahan dari kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat yang tinggi serta rasa cinta terhadap daerah, bangsa dan negara. Karena apa yang dilakukan ini adalah salah satu bentuk penghargaan mereka atas perjuangan para pahlawan dalam memerdekakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Artinya kita tidak melupakan sejarah bagaimana dulu bangsa ini dimerdekakan. Apa lagi tadi cuacanya berubah dari terik sampai hujan, tetapi para peserta kegiatan masih tetap bertahan tanpa bubar sekalipun. Itu secara tidak langsung adalah bukti penghargaan kita terhadap perjuangan para pahlawan yang terdahulu, bagaimana daya dan upaya mereka dalam memperebutkan kemerdekaan ini,” tandasnya.
(Dath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here