Beranda Bolmong Timur Sadam Nilai Keputusan Bupati Jadi Pembelajaran Bersama Demi Etika dan Moral

Sadam Nilai Keputusan Bupati Jadi Pembelajaran Bersama Demi Etika dan Moral

92
0
BERBAGI

BOLTIM, LensaSulut.com – Pencopotan jabatan dua Kepala Sekolah (Kepsek) yang dilakukan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, atas aksi improvisasi gerakan anak didik mereka pada lomba drum band peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-77, dinilai sangat tepat.

Perkataan ini dilontarkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim, Samsudin Dama (Sadam). Ia memastikan, keputusan bupati mengganti dua Kepsek di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Daerah Kotabunan dan SMP Negeri 3 Tutuyan tersebut sudah tepat, karena didasarkan pada pertimbangan etika dan moral.

“Secara etika dan moral, perilaku anak-anak seperti itu jelas tidak bisa dibenarkan. Budaya kita sebagai orang Mongondow juga tentu tidak bisa menerima perilaku seperti itu,” tegas Sadam, Jumat 19/8/2022.

Wakil Ketua Komisi Satu Bidang Hukum dan Pemerintahan ini menuturkan, kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia itu bagi mereka adalah bangsa Indonesia yang berbudaya dan memegang teguh nilai etika dan moral. Apa lagi sebuah event yang sakral, disucikan dan dihormati.

“Kreativitas apapun tidak boleh bertentangan dengan nilai etika, moral dan budaya yang dipegang teguh oleh masyarakat. Dalam perspektif budaya Mongondow, Bupati adalah Guhanga sebagai pemimpin adat yang mempunyai kewajiban dan tanggungjawab moral untuk memperhatikan perilaku dan kehidupan masyarakat, lebih khusus budaya dan perilaku generasi muda atau pelajar sebagai generasi penerus bangsa,” tandas Sadam.
(Dath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here