Beranda Advertorial Juara 1 Tingkat Kabupaten, Atoga Timur Disambangi Tim Penilai Lomba Desa Provinsi...

Juara 1 Tingkat Kabupaten, Atoga Timur Disambangi Tim Penilai Lomba Desa Provinsi Sulut.

647
0
BERBAGI
Pemda Boltim saat prosesi foto bersama Tim Penilai Provinsi Sulut.

BOLTIM lensasulut.com – Tim Penilai ajang lomba Desa tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengunjungi Desa Atoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) untuk melakukan penilaian. Penilaian yang dilakukan ini, karena Desa tersebut berhasil meraih Juara 1 Lomba Desa tingkat Kabupaten, dan akan menjadi andalan Boltim di level Provinsi. Rabu 25 April 2018.

Kedatangan Tim penilai dari Dinas Pemerintahan Desa Provinsi Sulut yang di pimpin oleh Fery C Singal, di jemput secara adat oleh Pemerintah Kabupaten Boltim, yang dihadiri oleh Ketua TP-PKK, Nursiwin Landjar Dunggio dan wakil ketua TP-PKK Ibu Titiek Susanti Gumalangit Mamonto, Asisten I bidang pemerintahan, serta unsur Forkopimda dan Pimpinan SKPD Boltim.

Dikesempatan itu, Asisten I bidang Pemerintahan, Amin Musa membacakan sambutan Bupati Boltim Sehan Landjar, sekaligus memperkenalkan Desa Atoga Timur kepada Tim penilai dari Pemerintah Provinsi.

”Desa Atoga timur tahun ini adalah juara 1 lomba Desa tingkat Kabupaten yang akan mewakili Boltim dalam penilaian lomba Desa tingkat Provinsi. Tahun kemarin Desa ini juga meraih prestasi sebagai Runer-up pada lomba Desa tahun sebelumnya. Prestasi tersebut jadi pemicu semangat dari Sangadi dan masyarakatnya, sehingga upaya mereka tercapai dan meraih juara 1 tingkat Kabupaten saat ini,” Kata Amin Musa.

Asisten 1 Amin Musa saat membacakan sambutan Bupati Sehan Landjar.

Kali ini harapan Pemerintah Daerah sangat besar kepada Atoga Timur, untuk dapat mengukir prestasi di tingkat Provinsi dan menjadi yang terbaik di Sulut. ”Pemerintah Boltim berharap Atoga timur dapat mengukir prestasi terbaik satu di tingkat Provinsi,” tuturnya.

Diakuinya saat menyampaikan sambutan Bupati, Amin Musa mengatakan bahwa selama ini Boltim belum pernah mendapat kesempatan meraih penghargaan di ajang bergengsi tersebut.

”Sudah cukup lama Boltim belum pernah mendapatkan kepercayaan meraih penghargaan dalam even bergengsi ini, padahal apa yang ada di Boltim kami rasa tidak kalah dan tidak berbeda dengan desa yang mendapat juara waktu itu,” ungkapnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Boltim Nursiwin Landjar Dunggio memberikan cendramata secara simbolis kepada Tim penilai provinsi Sulut.

Selain itu disamapaikan, Pemerintah Boltim mengutus Desa Atoga Timur bukan hanya sekadar menjalankan kewajiban, namun karena Desa tersebut bisa menjadi contoh bagi Desa lainnya.” Kali ini kami mengutus desa Atoga timur bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi Desa ini layak menjadi contoh bagi Desa-desa yang lain, bukan hanya di Boltim tapi juga di seluruh daerah di Sulut sebagai Desa kreatif dan inovatif,” katanya.

Sedangkan, dalam memajukan Desa yang ada di Boltim, Pemerintah sudah memberikan perhatian ke Seluruh Desa yang ada. ”Pemerintah Daerah telah memberikan perhatian dan komitmen yang tinggi, antara lain dengan melakukan pembinaan dan bimbingan teknis sampai pemberian bantuan sarana dan prasarana Desa yang maju dan mandiri,” ujarnya.

Sangadi Atoga Timur memberikan cendra mata kepada tim prnilai.

Di Boltim, Pemerintah telah mencanangkan program sesuai Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati, yang tentunya menjadi indikator penilaian pada lomba Desa.

”Pemerintah daerah selama ini telah mencanangkan program sesuai Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati yaitu, pemantapan pemerintahan, pembangunan ekonomi sosial dan kemasyarakatan, guna menuju Boltim cerdas sehat kreatif dan berwawasan lingkungan, menuju masyarakat yang sejahtera dan mandiri berbasis pedesaan. Itulah sebabnya setiap desa yang saya perintahkan untuk mengawal proses pemerintahan kewilayah pembangunan kemasyarakatan yang tentunya juga merupakan hal yang tentunya menjadi indikator penilaian lomba desa,” ucapnya.

Kadis PMD Boltim Slamet Riyadi Umbola (kiri) bersama Fery C Singal.

Ketua TP-PKK Boltim Nursiwin Landjar Dunggio dikesempatan ini, menyerahkan Cinderamata kepada tim penilai ajang perlombaan Desa yang merujuk pada peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan.

Sebagaimana diatur dalam Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa, bahwa Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota membina dan mengawasi penyelenggaraan Pemerintah Desa. (rey)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here