Beranda Bolmong Timur Landjar: Miliki Sikap Penyayang, Sabar dan Tanpa Pembentakan Dalam Mendidik Anak.

Landjar: Miliki Sikap Penyayang, Sabar dan Tanpa Pembentakan Dalam Mendidik Anak.

581
0
BERBAGI
Bupati Sehan Landjar, foto bersama saat sosialisasi pemenuhan gizi anak usia dini yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bolaang Mongondow Timur.

BOLTIM lensasulut.com– Dalam rangka sosialisasi pemenuhan gizi anak usia dini yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar SH, nampak sangat antusias dalam memberikan wejangan kepada para kaum ibu tentang bagaimana cara mendidik anak yang baik dan benar.

Pada kesempatannya Sehan menyampaikan, bahwa sebagai orang tua tentunya mempunyai kewajiban untuk menjaga anak sebaik mungkin, memberikan kebutuhan jasmani maupun rohaninya serta memberikan bekal untuk masa depan anak agar dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik dan cerdas.

“Setiap ibu pasti menginginkan anaknya dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas. Untuk membentuk karakter tersebut tentunya dalam mendidik anak harus diupayakan memiliki sikap penyayang, sabar dan jangan membentak terhadap anak,” saran Sehan kepada para ibu, Kamis (26/04) kemarin, di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Desa Togid, Kecamatan Tutuyan.

Lanjut Sehan, setiap anak pasti sangat mengharapkan kasih sayang seorang ibu. Oleh sebab itu, dalam kesehariannya bekali anak dengan kasih sayang dan sering melakukan komunikasi dengan tutur kata yang halus dan nada ucapan penuh kasih.

“Terutama jika anak melakukan kesalahan, perlu diberikan nasehat tanpa kita harus marah. Jika kita marah justru akan memungkinkan dapat menekan mental anak menjadi keras dan pasti tidak akan membentuk karakter yang baik,” pinta Sehan.

Diapun menjelaskan, setiap sifat anak pasti sangat bergantung pada cara pendidikan yang diberikan oleh orang tua sejak dini. Jika anak hidup dalam tekanan kekerasan pastinya anak akan tumbuh diluar batas kewajaran. Hal-hal buruk pasti akan sering dilakukannya karena kita mendidik dengan cara yang tidak baik, keras tanpa ada ketulusan.

“Tidak perlu marah jika anak banyak melakukan kesalahan. Berikan dia kasih sayang, memandu anak agar tidak melakukan hal-hal buruk supaya pribadinya terbiasa dengan arti ketulusan dari seorang ibu yang dikenal kita sosok yang penyayang,” anjur Sehan.

Diakhir sambutannya, Sehan pun mengajak kepada para kaum ibu teruatama di Kabupaten Boltim, agar membiasakan diri dalam mendidik anak dengan penuh kasih sayang. Hal pertama yang perlu dilakukan ajari anak bagaimana arti ketulusan yang sebenarnya dari seorang ibu.

“Marilah sedari dini kita bekali anak kita tentang arti ketulusan, penuh cinta, tanamkan kasih sayang antar sesama dan biasakan tutur kata yang halus dan bijak,” ajak Sehan.
(matt/rey)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here