Beranda Hukum dan Pertahanan Polsek Kotabunan Terus Door to Dor Ingatkan Kesadaran Vaksinasi

Polsek Kotabunan Terus Door to Dor Ingatkan Kesadaran Vaksinasi

562
0
BERBAGI

KOTABUNAN, LensaSulut.com – Untuk mencegah Corona Virus Disease 19 berkepanjangan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), maka Kepolisian Sektor (Polsek) Urban Kotabunan, terus mengingatkan kepada masyarakat akan kesadaran terhadap Vaksinasi

Hal ini seperti dikatan Kapolsek Urban Kotabunan, Kompol K.M., Lasut, jumat 11/2/2022, kalau sekarang mereka melakukan vaksinasi dengan cara door to dor, agar mempermudah masyarakat mendapatkan vaksin covid-19.

“Sekarang vaksin itu tiap hari ada, dan kami melakukan door to dor, kemudian untuk per desa itu sekarang sudah mencapai 60 sampai 70 persen, dan untuk keseluruhan desa itu sudah mencapai 80 persen,” ucap Lasut.

Kemudian bagi masyarakat yang sudah sakit, dan sudah tidak bisa divaksin, itu dari medis juga tidak akan paksakan untuk melakukan vaksinasi.

“Kalau memang mempunyai penyakit bawaan setelah di check up, dan mempunyai gula darah, apalagi darah tinggi diatas 180, maka kamipun tidak mau, karena kami menjaga sesuai prosedur vaksinasi,”tegasnya.

Sebagai pengawalan vaksinasi di Kecamatan Kotabunan, maka Kapolsek Kompol K.M., Lasut, juga menghimbau kepada masyarakat, bagi yang belum melaksanakan vaksinasi, maka segera melakukan vaksin.

“Ikutilah program Pemerintah, yang belum melaksanakan vaksinasi, lakukan tahap pertama, dan kemudian bagi yang sudah melakukan tahap satu, kemudian melaksanakan tahap dua, dan ditahap ketiga yaitu booster, intinya sudah ada beberapa masyarakat sudah waktunya melakukan vaksinasi booster sudah melakukannya, dan yang pertama saya sendiri dan sudah ada beberapa anggota saya sudah melakukan vaksinasi booster,” terang Kapolsek.

“Dan khususnya wilayah Kecamatan Kotabunan, mohon kesadaran, karena ini adalah anjuran Pemerintah untuk masyarakat itu sendiri. Jadi tujuannya untuk kesehatan, dan apabila bagi masyarakat yang belum memahami ataupun belum menyadari, ya tentu minta solusi kepada instansi terkait ataupun medis, dan jangan hanya mendengar tentang vaksinasi tidak benar, maka jangan di ansumsi,” tambahnya.
(Dath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here