Beranda Politika Kedatangan Tim ADM Calon DPD ke KPU Sulut Jadi Perhatian

Kedatangan Tim ADM Calon DPD ke KPU Sulut Jadi Perhatian

152
0
BERBAGI

MANADO, LensaSulut.com – Hari terakhir tahapan penyerahan Syarat Dukungan Minimal calon perseorangan untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) hari ini, Kamis 29 Desember 2022, mengundang perhatian.

Hal ini disebabkan kedatangan tim bakal calon DPD RI Dapil Sulut, Aditya Anugerah Moha (ADM) yang datang menggunakan simbol baju adat mewakili berbagai etnis di Sulawesi Utara.

Selain itu, kehadiran beberapa tokoh seperti Zainudin Damopolii dan Sultan Zulkarnain, turut juga dalam rombongan tim ADM untuk memasukkan dokumen syarat dukungan minimal sebagai calon DPD RI mewakili masyarakat Sulut.

Penyerahan dokumen syarat dukungan minimal sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI dari ADM, juga disaksikan oleh pihak Bawaslu Sulut.

ADM menurut salah seorang warga Kota Manado, merupakan sosok yang dijagokannya apabila maju sebagai calon anggota DPD RI. Sebab rasa simpatinya selama ini terhadap ADM untuk memilihnya terhalang oleh faktor politik.

“Kerinduan untuk mendukung dan memilih ADM akan terpenuhi, sebab selama ini tak bisa terpenuhi karena saya pribadi pengurus salah satu Parpol. Jadi kerinduan untuk mendukung ADM sebagai sosok muda yang cerdas dan moral yang baik, bisa kesampaian,” ujar warga Manado tersebut.

Sementara itu, tokoh masyarakat Sulawesi Utara Zainudin Damopolii menjelaskan kedatangan tim ke KPU Sulut untuk memasukkan dukungan masyarakat Sulawesi Utara untuk ADM sebagai calon anggota DPD RI Dapil Sulut pada Pemilu 2024.

“Kedatangan kami ke KPU Sulut untuk memasukkan dokumen syarat dukungan minimal dari ADM sebagai syarat untuk menjadi calon anggota DPD RI pada Pemilu 2024. Untuk itu, kami berharap dukungan Do’a dari masyarakat agar keinginan menjadikan ADM sebagai wakil masyarakat Sulawesi Utara di DPD RI akan tercapai,” ungkap Damopolii.
(jea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here