Beranda Ormas Ketua dan Pengurus Baru GPII Sulut Periode 2025-2028 Resmi Dilantik

Ketua dan Pengurus Baru GPII Sulut Periode 2025-2028 Resmi Dilantik

414
0
BERBAGI

MANADO, LensaSulut.com – Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Sulawesi Utara (Sulut) Periode 2025 – 2028, secara resmi dilantik. Acara pelantikan berlangsung di gedung Graha Gubernuran, kompleks Rumah Dinas Gubernur Sulut, Bumi Beringin, Manado, Sabtu (29/11/2025)

Acara pelantikan dihadiri oleh Sekprov Sulut, Tahlis Gallang, Kepala Badan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulut, Clay June Dondokambey, Stafsus Gubernur Sulut, Madzhabullah Ali, Pejabat Forkopimda Provinsi Sulut, Kadisnaker Kota Manado, Fadly Kasim, Kapolresta Manado (diwakilkan), Anggota DPRD Manado, Sri Nanda Lamadau dan M. Ikbal Anshari, serta perwakilan Ormas Kepemudaan dan tokoh agama dan masyarakat.

Pengurus baru GPII Sulut yang dilantik oleh Muhamad Natsir, mewakili Ketua Umum Pimpinan Pusat GPII Masri Ikoni, adalah kepengurusan hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 1 November 2025 di salah satu hotel di Manado yang menetapkan Rezhal Helmy Syaus, sebagai ketua yang terpilih secara aklamasi.

Muhamad Natsir dalam sambutannya usai melantik dan menandatangani naskah berita acara pelantikan, mengungkapkan bahwa GPII adalah organisasi kepemudaan yang terbuka bagi siapa saja tanpa memandang suku dan agama.

Ia juga mengingatkan kepada pengurus yang baru dilantik untuk selalu menjaga marwah organisasi serta integritas dan menjadi mitra dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah.

“Karena kepemimpinan kalian di organisasi adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya sampai tuntas dengan dedikasi keutuhan bangsa dan senantiasa menjaga sinergitas membangun daerah Sulawesi Utara bersama pemerintah,” tegas Natsir.

Sementara itu, Hanny Pantouw selaku salah satu penasehat GPII Sulut, dalam sambutannya mengharapkan agar pengurus baru senantiasa menjaga semangat kebersamaan dan menjadi tonggak sejarah kerukunan serta toleransi di Sulawesi Utara.

Hanny Pantouw yang dikenal sebagai tokoh toleransi nasional yang juga selaku Ketua Umum Laskar Manguni Indonesia (LMI) mengakui sebagai organisasi kepemudaan Islam yang terbuka bagi siapa saja, langkah GPII merupakan suatu terobosan dalam membangun bangsa dengan semangat kebersamaan.

“Langkah ini sangat mempengaruhi dan mengingatkan sejarah berdirinya bangsa ini karena Indonesia lahir dari kebersamaan yang diprakarsai dan dipelopori oleh pelajar dan pemuda antar daerah dan agama. Makna kebersamaan dan toleransi ini yang menjadi tugas penting bagi para pengurus yang baru dilantik. Ini satu terobosan dan menjadi spirit melanjutkan makna sumpah pemuda. Ingat, matahari terbit dari timur maka spirit gerakan itu kita mulai dari Sulawesi Utara untuk kedaulatan kerukunan bangsa Indonesia,” tukas Hanny Pantouw.

Gubernur Sulut dalam Sambutan dan arahannya yang dibacakan oleh Sekprov Tahlis Gallang mengajak untuk memegang teguh tujuan dan marwah GPII memberi manfaat untuk kemajuan masyarakat dan bangsa. Karena sebagai pemuda, tugas pengurus GPII ke depan semakin berat.

“Sehingga, diharapkan kepada pengurus yang baru dilantik untuk bertekad menjadi sebaik baik manusia yang bisa membawa manfaat bagi manusia yang lain tanpa memandang suku dan agama, menjadi Rahmatan lil Alamin di Sulawesi Utara,” harap Gubernur Sulut Yulius Selvanus.

Gubernur juga mengucapkan Selamat atas dilantik menjadi pengurus, dan berpesan jadikan organisasi ini sebagai ladang berbuat kebaikan serta mewarnai kehidupan yang majemuk di Sulawesi Utara.
(jefry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here