Beranda Manado Otban VIII Perkuat Pengawasan Layanan Angkutan Udara Lebaran 2026 di Bandara Sam...

Otban VIII Perkuat Pengawasan Layanan Angkutan Udara Lebaran 2026 di Bandara Sam Ratulangi

38
0
BERBAGI

MANADO, LensaSulut.com – Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VIII Manado memperkuat pengawasan layanan angkutan udara menjelang arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, tahun 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional serta kenyamanan penumpang yang menggunakan transportasi udara di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado saat bulan Ramadhan hingga pasca Idul Fitri.

Kepala Kantor Otban Wilayah VIII Manado, Ambar Suryoko, menegaskan kepada seluruh operator bandara dan maskapai penerbangan agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Posko Monitoring Layanan Angkutan Udara Lebaran 2026 yang digelar di Lobby Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Jumat (13/3/2026).

Berdasarkan data proyeksi menurut Ambar, jumlah pengguna jasa angkutan udara di Bandara Sam Ratulangi pada periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 111.084 penumpang. Angka ini kata dia, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 102.000 penumpang.

Ambar menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional penerbangan. Ia mengingatkan agar setiap pihak tidak memaksakan penerbangan apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

“Kami minta aspek keselamatan tetap menjadi yang utama. Jika cuaca buruk, pastikan operasional ditunda sampai kondisi benar-benar membaik,” ujarnya.

Untuk memastikan pengawasan berjalan optimal selama periode Lebaran, Otban Wilayah VIII Manado juga menyiagakan posko internal yang akan beroperasi selama 16 hari, mulai H-8 hingga H+8 Lebaran. Posko ini akan berkolaborasi dengan Posko Terpadu PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports).

“Selain posko di area bandara, kami juga menyiagakan posko di kantor Otban. Kami siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk memperkuat koordinasi dan respon menyikapi setiap potensi gangguan, baik akibat penumpukan penumpang maupun faktor cuaca,” tambah Ambar.

Dari keterangan resmi yang diperoleh media ini, Posko Monitoring Layanan Angkutan Udara Lebaran 2026 melibatkan sebanyak 105 personel gabungan dari berbagai instansi terkait, di antaranya TNI, Polri, BMKG, serta pihak karantina. Seluruh personel akan bersiaga selama 24 jam penuh hingga 30 Maret 2026.
(jefry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here