Beranda Bolmong Timur Abaikan Tenaga Lokal, Perekrutan Karyawan PT ASA Disoal.

Abaikan Tenaga Lokal, Perekrutan Karyawan PT ASA Disoal.

1355
0
BERBAGI

KOTABUNAN, lensasulut.com – Aroma tak sedap kembali terendus berasal dari perusahaan pertambangan logam mulia di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Arus keluhan dari masyarakat lingkar tambang pun tak terbendung. Perekrutan karyawan perusahaan PT Arafura Surya Alam (ASA), jadi pemantik.

Berdasarkan informasi terangkum media ini, kebanyakan tenaga kerja yang didatangkan perusahaan, berasal dari luar daerah. Hal ini akhirnya menuai seribu tanya publik di lingkar tambang.

Diketahui, banyak warga yang telah memasukan lamaran kerja melalui email perusahan. Namum hingga hari ini, belum juga ada jawaban. Ironisnya, sudah banyak tenaga kerja yang baru dari luar daerah, justru mulai bekerja.

Tokoh masyarakat Kotabunan, Hartono Liem pun angkat bicara. Menurut dia, perusahaan seharusnya memberdayakan warga lingkar tambang. Sebab, kalau hanya untuk tenaga driver (sopir), warga setempat banyak yang bisa.

“Untuk driver, perusahaan seharusnya mengutamakan pekerja lokal. Bukan sebaliknya. Saat ini malahan yang diterima bekerja, orang-orang dari luar daerah,” kata Liem saat bersua dengan lensasulut.com Rabu (9/5).

Ia menekankan, perusahaan semestinya mengakomodir putra daerah terlebih dahulu. Hal ini dinilainya sangat penting untuk diperhatikan perusahaan. Sehingga asas manfaat bisa dirasakan masyarakat.

Nada yang sama disampaikan Ai Koto warga Desa Kotabunan Barat. Kata dia,  jika alasan perusahaan sarana yang dipakai adalah mobil dari luar daerah, itu harus disosialisasikan ke pemilik kendaraan.

“Semestinya pihak perusahaan jelaskan ke owner mobil, drivernya harus warga lingkar tambang. Bukan memakai driver dari luar,” sebut Koto.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT ASA melalui bagian HRD tidak bisa dikonfirmasi.  Ketika ruang kerjanya disambangi, tetap tidak membuahkan hasil. Yang bersangkutan tidak berada di tempat.

“Pak Riki dan mas Eko sedang keluar. Saya tidak bisa memberikan pernyataan,” tutur salah satu staf PT ASA, Agung. (rey)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here