Beranda Manado Beredar Video Asusila di Kampus, Ini Tanggapan Pihak Unsrat.

Beredar Video Asusila di Kampus, Ini Tanggapan Pihak Unsrat.

993
0
BERBAGI

MANADO lensasulut.com – Beredar video perlakuan tak wajar dari senior kampus yang memerintahkan sesama lelaki Mahasiswa Baru (Maba) saling menekan alat kelamin. Dalam video berdurasi 15 detik tersebut, terlihat lelaki Maba disuruh tidur berbaris telentang di lantai sambil kakinya dilebarkan. Sementara posisi kepala lelaki yang didepan, berada tepat di atas alat kelamin lelaki dibelakang, kemudian ditekan ke alat kelamin lelaki dibelakangnya.

Kejadian yang videonya viral di medsos ini, terjadi di Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, saat pelaksanaan Orientasi Pengenalan Kampus (Ospek) yang dianggap sebagai perbuatan asusila dan tindakan pornografi karena beredar luas di dunia maya.

Atas kejadian ini, pihak Rektorat Unsrat pun memberikan tanggapan dalam konferensi pers yang diadakan di fakultas hukum, Selasa (24/7).

Adegan dalam video tersebut kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsrat, Prof. Hengky Kiroh sebenarnya hanyalah sebuah guyonan. Menurutnya, walaupun itu hanya sebuah lelucon, tapi viralnya video tersebut membawa dampak negatif.

“Sebenarnya ini hanyalah niat sebagai lelucon diantara sesama lelaki, tapi karena sudah viral di medsos maka diartikan sebagai pornografi. Kami juga sesalkan kejadian ini bisa beredar luas sehingga dianggap sebagai bentuk pornografi,” jelas Kiroh.

Dekan fakultas hukum Prof. Flora Kalalo, didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsrat, dan ketua BEM fakultas hukum, saat konferensi pers.

Pada konferensi pers ini, Dekan Fakultas Hukum Prof. Flora Kalalo turut memberikan keterangan, bahwa yang di-posting hanya sekian detik adegan itu saja, dan bukan keseluruhan suasana bagaimana rasa persaudaraan terjalin pada kegiatan Ospek Maba.

“Hanya sekian detik yang terlihat di medsos, tapi tidak terlihat keseluruhan suasana yang terjadi, dimana kebersamaan dan kekeluargaan terjalin lewat tawa canda mereka pada kegiatan ini. Ada pihak lain yang sengaja memviralkan, Unsrat bukan pihak yang menyebar video ini,” ucapnya.

Sementara, Kris Tumbel, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Unsrat mengakui kejadian ini, dan pihaknya telah mengambil alih kegiatan ini dari panitia pelaksana. Dia pun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Atas nama pribadi dan BEM fakultas hukum, saya memohon maaf kepada Rektor, Dekan dan semua pihak yang merasa dirugikan atas kejadian ini. Ini merupakan pembelajaran buat kami, agar kedepannya tak ada lagi kejadian yang sama. BEM juga telah mengambil alih kegiatan ini dari panitia ospek,” akunya. (Jefry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here