Beranda Bolmong Timur Was-was Harga Cengkih Turun, Petani Boltim Mengeluh Begini.

Was-was Harga Cengkih Turun, Petani Boltim Mengeluh Begini.

548
0
BERBAGI

BOLTIM lensasulut.com — Arus keluhan kencang terdengar dari petani. Harga cengkih di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang terus bergerak turun  jadi pemantik. Bayang-bayang suram harga cengkih makin terasa, sehingga kekwatiran petani dipuncak panen kali ini pun kian terlihat.

Yapi Kalo, petani asal Desa Bulawan Kecamatan Kotabunan mengaku khawatir dengan penurunan harga cengkih ini. Dia pun berharap harga cengkih akan bertahan di harga yang bagus agar tidak memberatkan petani.

“Muda-mudahan harga cengki akan bertahan dikisaran 70 sampai 80 ribu perkilo. Kalau stok banyak pasti harga turun begitupun kalau stok kurang, pasti harga mahal. Itu sudah biasa tapi muda-mudahan harga tidak akan turun dibawa 50 ribu sebab kalau harga dibawa 50 ribu pasti petani akan rugi,” tuturnya, Selasa (18/6).

Nada yang sama mengalun dari bibir Utung Bisnun, petani cengkih asal Desa Bukaka. Dia mengatakan, jika harga terus bergerak turun, para petani akan mengalami kerugian. Sehingga dia berharap harga cengkih tidak akan turun dibawah 50 ribu sebab akan merugikan petani.

“Kami sebagai petani berharap harga akan naik biar kami masih bisa dapat kelebihan,” ujar Bisnun.

“Muda-mudahan harga cengkih akan naik. Kalau perlu naik sampai 80 ribu
agar buah melimpah kali ini benar-benar bisa dinikmati,” timpal kahar Paputungan, sesama petani cengkih. (rey)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here