MANADO, LensaSulut.com – Agenda pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) XI Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW-BKPRMI) Sulawesi Utara Tahun 2026 menjadi ajang silaturahmi para aktivis Pemuda Remaja Masjid.
Pelaksanaan Muswil mengusung tema “Aktualisasi Peran Pemuda Remaja Masjid Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan”. Hal ini sejalan dengan nafas pembangunan yang digalakkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur DR. Victor Mailangkay, SH, MH, Sekretaris Daerah Provinsi Tahlis Gallang, SIP, MM beserta jajaran.
BKPRMI Sulut akan menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah khususnya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bentuk pemberdayaan dan pembinaan mental spiritual Pemuda dan Remaja Masjid dalam menyongsong Indonesia Emas.
Sebagai organisasi tempat berhimpun Pemuda dan Remaja Masjid, BKPRMI terus melalukan aktualisasi perannya dalam program dan kegiatan nyata serta berdampak langsung kepada masyarakat. Berbagai pelatihan dakwah dan da’i muda dilakukan sehingga bisa memantapkan kapasitas kemampuan dan pengetahuan Keislaman yang kaffah.
BKPRMI juga melakukan aksi nyata dalam tanggap bencana dengan memberikan bantuan baik berupa makanan, pakaian dan obat-obatan melalui lembaga yang ada dalam struktur kepengurusan.
Pemberdayaan ekonomi juga menjadi perhatian penuh sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pelatihan kewirausaahan serta manajemen pengelolaan koperasi sebagai soko guru pembangunan ekonomi bangsa. Peran pemuda dan remaja masjid sangat penting karena merupakan generasi penerus tonggak estafet kepemimpinan bangsa khususnya daerah Sulawesi Utara tercinta.
Pelaksanaan Muswil XI DPW BKPRMI Sulut Tahun 2026 juga mengusung logo yang mempunyai filosofi tersendiri. Logo Muswil XI BKPRMI Tahun 2026 Sulawesi Utara mengusung filosofi yang merepresentasikan semangat persatuan pemuda masjid, nilai-nilai keislaman, dan identitas lokal daerah Bumi Nyiur Melambai, julukan bagi Provinsi Sulawesi Utara.
Elemen desain logo yang digunakan dalam musyawarah tersebut umumnya memiliki makna mendalam:
• Bentuk Dasar dan Kaligrafi: Melambangkan identitas organisasi BKPRMI sebagai wadah pemuda muslim dengan komitmen penegakkan ibadah dan akhlak mulia.
• Masjid Raya Ahmad Yani: Merepresentasikan masjid sebagai pusat orientasi, pembinaan karakter, dan arah pergerakan pemuda dan remaja Masjid di Provinsi Sulawesi Utara. Masjid Raya Ahmad Yani merupakan masjid kebanggaan warga nyiur melambai dan merupakan pusat pembinaan keagamaan Islam.
• Jembatan Soekarno: Merupakan ikon pembangunan infrastruktur juga simbol Kota Manado dan Provinsi Sulawesi Utara
• Gunung Klabat: Merupakan puncak tertinggi di Sulawesi Utara merupakan simbol ketangguhan dan pencapaiaan cita-cita yang tinggi bagi seluruh Pemuda Remaja Masjid di Sulawesi Utara
• Laut Biru: Merupakan karakteristik daerah yang mengusung tema pembangunan bahari dan sumberdaya kelautan yang melimpah ruah sebagai salah satu tanda Sulawesi Utara yang sejahtera dan maju.
• Warna Hijau dan Biru: Mewakili nilai-nilai Islam (kedamaian dan kesuburan) serta kestabilan, keluasan ilmu, dan ketenangan dalam berdakwah.
Pelaksanaan forum Muswil BKPRMI Sulawesi Utara sendiri merupakan agenda strategis untuk regenerasi dan konsolidasi kepengurusan. Muswil XI DPW BKPRMI Sulut menjadi ajang pertanggungjawaban akhir bagi pengurus Masa Khidmat 2021-2025 dan melahirkan kepengurusan DPW BKPRMI Sulut Masa Khidmat 2026-2031.
Tentunya sebagai organisasi kader, BKPRMI Sulut terus memperhatikan pemberdayaan kader dalam menopang progam kerja kepengurusan sehingga lebih efektif dan mengusung semangat baru demi menjalankan program kerja dan kegiatannya.
(*)














