Beranda Politika “Siap-siap” Sekretaris DPW dan Ketua DPD PAN Yang Berkhianat.

“Siap-siap” Sekretaris DPW dan Ketua DPD PAN Yang Berkhianat.

934
0
BERBAGI
Ketum DPP PAN, Zulkifli Hasan (kiri) bersama Ketua Wilayah PAN Sulut, Sehan Landjar SH

KENDARI, LensaSulut.com – Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Utara (Sulut) komit menangkan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam pertarungan perebutan kursi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Namun, di tengah jalan ada yang mengkhianati komitmen bersama tersebut. Sanksi partai pun menanti bagi mereka yang berkhianat.

Fakta itu dikuak Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulut, Sehan Salim Landjar, SH.

“Konggres adalah pengambilan keputusan tertinggi, terutama pemilihan Ketua Umum DPP. Hal ini berlaku kepada semua partai,” kata Sehan, Rabu (12/2).

“PAN Sulut dua bulan sebelum kongres telah melakukan Rakerwil (Rapat Kerja Wilayah) dan menghadirkan 14 DPD, minus Mitra. Itu untuk menyatukan sikap politik dalam penentuan Ketua Umum periode 2020-2025. Dan yang dihasilkan PAN Sulut, mendukung Zulkifli Hasan,” bebernya.

Sehan mengukapkan, dalam Rakerwil tersebut semua DPD serta DPW membuat surat pernyataan dukungan ke Zulhas. Pernyataan itu ditandatangani oleh Ketua atau Sekretaris DPD dan Ketua serta Sekretaris DPW.

Namun di tengah jalan ada beberapa Ketua DPD, di antaranya DPD Boltim, Sitaro, Talaud, Tomohon, Minahasa, dan Kota Kotamobagu, serta Sekretaris DPW, membelot untuk mendukung Mulfahri Harahap.

“Menjelang beberapa hari pelaksanaan kongres, tentunya ini sangat mengagetkan teman-teman lainnya. Karena tindakan ini adalah pelanggaran terhadap apa yang telah diputuskan lewat Rakerwil PAN Sulut,” ketus Sehan.

“Saya sebagai Ketua DPW pasti akan mengevaluasi atas tindakan dari para Ketua DPD serta Sekretaris Wilayah dan akan memberikan sanksi sesuai ketentuan partai atas pelanggaran yang bisa dikategorikan sebagai pembangkangan terhadap keputusan bersama,” tegasnya.

Menurutnya, partai membutuhkan kader-kader yang senantiasa menjunjung tinggi semua ketentuan partai dan kesepakatan yang dibuat atas nama partai. Mengingat pimpinan partai adalah panutan, baik oleh kader partai dan masyarakat.

“Pimpinan partai harus mampu menunjukkan integritas dan tidak boleh plin-plan dalam mengambil keputusan. Setelah selesai penyusunan struktur DPP yang baru, maka semua akan segera disikapi,” kunci Sehan.

Diketahui, Kongres PAN yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, telah berakhir. Zulkifli Hasan berhasil kembali mendapat dukungan terbanyak untuk memimpin PAN 5 tahun ke depan. (Dath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here