Beranda Bolmong Timur Panitia Pasar Senggol Kotabunan Mulai Dirikan Lapak.

Panitia Pasar Senggol Kotabunan Mulai Dirikan Lapak.

806
0
BERBAGI
Nampak sejumlah lapak mulai dibangun di lokasi pasar baru Kotabunan Selatan

KOTABUNAN lensasulut.com — Mendekati penghujung Ramadhan 1440 Hijriah, panitia Pasar Senggol (PS) Desa Kotabunan Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mulai mendirikan lapak di lokasi pasar baru, Desa Kotabunan Selatan (Kotsel), Jumat (24/5).

Ketua Panitia Usman Mamonto saat bersua dengan sejumlah awak media Kamis 23/05/2019 mengatakan, pasar senggol tersebut sudah jadi kegiatan rutinitas setiap tahun menjelang bulan ramadhan.

“Kegiatan ini Kami kelolah buat tingkat kecamatan dalam hak cipta pasar senggol Kotabunan. Tinggal masyarakat Boltim yang membuktikan mana yang layak dan ramai, saya yankin dan percaya pasar tersebut bakal ramai dengan pengunjung untuk datang berbelanja” ungkap Usman optimis.

Usman menyebut, dalam satu lapak di banderol dengan harga yang bisa dijangkau para pedagang.

“Satu lapak kami patok satu juta agar bisa terjangakau oleh pendagang. Dana yang terkumpul akan dibagikan ke Masjid yang ada di Kotabunan Bersatu, utamanya Masjid yang sedang membangun” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh salah satu tokoh Masyarakat Ismail mamonto. Menurutnya, sejak dari masa Bolmong Bersatu, Pasar Senggol di Kotabunan tercipta secara alamiah. “Pasar senggol ini tercipta secara alamiah sejak dari masa Bolaang mongondow bersatu, ketika tahun berganti sudah diatur oleh Pemerintah Desa (Pemdes) dan Masyarakat, dimana dana tersebut akan diperuntukan di rumah-rumah ibadah” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Pasar Senggol Kotabunan, Faisal Eko Dochmi mengatakan, pelaksanaan Pasar Senggol di Desa Kotabunan adalab sesuatu yang wajar. Sebab lanjut Dia, sudah di atur dalam Peraturan Daerah (Perda) bahwa Kecamatan Kotabunan adalah wilayah perindustrian dan perdagangan.

“Pasar senggol tetap akan kami laksanakan di Kotabunan, sebab sudah diatur di dalam Perda bahwa Kotabunan adalah wilayah perindustrian dan perdaganggan, Tutuyan wilayah pemerintahan, sedangkan Kecamatan Nuangan adalah wilayah perikanan dan pelabuhan,” ketus Faisal.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Kabupaten Boltim, Ramlah Mokodompis, mengatakan, Pasar Senggol akan digelar di dua tempat berbeda. “Dua tempat yang dimaksud yakni di Desa Kotabunan Kecamatan Kotabunan dan Desa Tutuyan III Kecamatan Tutuyan,” tutur Mokodompis.

“Ini sesuai petunjuk dari pak Sekda. Yaitu akan digelar di pasar Kotabunan dan Pasar Pondabo Tutuyan,” sambungnya.

Ramlah menyebut, untuk pengelolaan Pasar Senggol, akan semua diserahkan ke pihak Pemerintah Desa (Pemdes) masing-masing.

“Untuk pengelolaan Pasar Senggol ini, pihak pemohon yaitu Pemdes Kotabunan dan Pemdes Tutuyan 3 yang mendapat persetujuan Pemkab jadi kita serahkan ke pihak pemerintah desa.” tuntasnya. (rey)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here