Beranda DPRD Sulut Hadiri Reses Amir Liputo, Warga Pertanyakan Kejelasan Program Cerdas di Manado.

Hadiri Reses Amir Liputo, Warga Pertanyakan Kejelasan Program Cerdas di Manado.

65
0
BERBAGI

MANADO LensaSulut.com – Momen reses untuk menjaring aspirasi masyarakat yang dilakukan oleh Hi. Amir Liputo, SH anggota DPRD propinsi Sulawesi Utara (Sulut) dimanfaatkan oleh warga kota Manado untuk menyampaikan berbagai keluhan.

Kepada Sekertaris DPW PKS Sulut ini, mereka menyampaikan persoalan seperti masalah banjir, buruknya drainase, program Lansia, dan dana duka, hingga masalah lainnya yang dianggap kurang mendapatkan perhatian pemerintah. Semua itu diungkapkan warga saat Reses Tahap I Tahun 2021 yang digelar Amir Liputo di kelurahan Malendeng, kecamatan Paal 2, Minggu 11/4/2021.

Seperti diungkapkan bapak Midun Thalib soal drainase yang menurutnya sudah puluhan tahun tidak ada perbaikan. “Kami berharap aspirasi kami yaitu saluran air di lingkungan IV yang tidak pernah tersentuh perbaikan dari pemerintah kota dapat diperbaiki sehingga kami tidak kebanjiran setiap kali hujan deras,” ungkap tokoh masyarakat di Malendeng ini.

Sama halnya yang disampaikan Walid Pangalima dengan keluhannya soal banjir di kompleks welong kelurahan Malendeng. “Saat ini di Welong selalu terjadi banjir yang cukup dahsyat jika terjadi hujan deras akibat jalan dan saluran air yang belum mendapatkan perhatian dan solusi penanganannya. Dan ini dirasakan sangat berdampak ekonomi karena usaha warga di kompleks ini adalah kos kosan. Kiranya hal ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah terutama peningkatan jalan tembus ringroad,” ungkap Walid, seraya mempertanyakan kepada pemerintah kota Manado tentang kejelasan Soal program cerdas yakni bantuan Lansia

Masalah lainnya dipertanyakan seorang ibu bernama Indramaya Limonu yang mengeluhkan soal program dana duka. “Karena ini terjadi ketika mengurus dana duka kematian orang tua kami yang hampir sebulan tidak ada kejelasan. Padahal syarat administrasi sudah kami penuhi,” keluhnya.

Usai mendengar dan mencatat apa yang menjadi persoalan yang dikeluhkan, Amir Liputo menjelaskan bahwa semua masalah tersebut akan diproses sesuai kewenangan dan tanggung jawab di tingkatan DPRD. Ia pun berjanji akan memperjuangkan keluhan dan masukan yang menjadi aspirasi masyarakat.

“Karena ada persoalan yang penanganannya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dan ada yang harus kami sampaikan ke pemerintah kota, kalau itu menjadi tanggung jawab mereka. Dan kami anggota DPRD dari PKS selalu berkoordinasi di tingkatan tanggung jawab. Seperti Reses saya hari ini sebagai anggota DPRD propinsi, saya juga menggandeng anggota DPRD kota Manado Nur Amalia dari PKS. Supaya kami bisa efektif menyuarakan aspirasi masyarakat kepada pemerintah provinsi maupun kota,” jelas Liputo.

Ia pun tak lupa menjelaskan apa yang sudah dan sementara dilakukan oleh pemerintah provinsi Sulut lewat instansi terkait sebagai solusi terkait apa yang sedang dikeluhkan masyarakat kota Manado.

Terpantau pada kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 ini turut dihadiri oleh Lurah Malendeng beserta tokoh agama dan masyarakat kelurahan Malendeng dan sekitarnya.
(jefry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here