Beranda Bolmong Timur DMI Modayag Tetapkan Status Baiturrahman Masjid Besar Kecamatan

DMI Modayag Tetapkan Status Baiturrahman Masjid Besar Kecamatan

101
0
BERBAGI

MODAYAG, LensaSulut.com – Pengurus Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Modayag bersama Camat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepala Desa, imam, dan pegawai syar’i, meunjuk Masjid Baiturrahman sebagai Masjid besar di wilayah Kecamatan Modayag. Hal tersebut diungkapkan ketua DMI Kecamatan Modayag Sukaryanto Sudikromo, Minggu (6/2/2022).

Dituturkannya, pada beberapa hari lalu mereka melakukan rapat penentuan Masjid besar Kecamatan dan Masjid Jami’ atau Masjid besar yang ada ditingkat Desa. Dalam rapat tersebut, mereka juga membahas beberapa rencana kegiatan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah.

“Hari Jumat kemarin di Masjid Al-Ulum Desa Purworejo, kami melakukan rapat penentuan Masjid besar Kecamatan dan Masjid Jami’. Yang terpilih sebagai Masjid besar di Kecamatan Modayag adalah Masjid Baiturrahman,” ujar Sudikromo.

Ketua DMI Modayag ini mengatakan, pada rapat itu juga mereka melakukan evaluasi Surat Keputusan (SK) kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dimasing-masing Desa di wilayah Kecamatan Modayag.

“Untuk SK DKM dari 15 desa hanya tersisa dua desa yang belum. Inya Allah hari Senin ini semuanya sudah selesai. Inya Allah juga pada bulan ini kami akan melaksanakan bimtek tentang DKM dan imam. Pematerinya akan diberikan oleh Ketua DMI Kabupaten bersama pengurus dan mungkin juga bisa dari Kemenag,” terangnya.

Ia menyebutkan, dalam rapat tersebut mereka menghasilkan beberapa keputusan. Salah satunya melakukan Takbir Akbar untuk memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam.

“Inya Allah kalau diizinkan oleh Pak Bupati, pada bulan Februari ini kami akan melakukan Takbir Akbar di Lapangan Arjuna Purworejo dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Besar Shalallahu Alaihi Wassalam,” kata Sudikromo.

Dipastikan Sukaryanto, kehadiran DKM ini adalah perubahan baru karena Masjid tidak bisa beralasan lagi tidak ada pengurus, kemudian sarana dan prasarana bisa terpenuhi seperti perbaikan sound system serta pelaksanaan waktu sholat harus serentak dan kompak.

“Dengan terpilihnya Masjid besar ini menjadi sarana komunikasi yang lebih valid dari seluruh imam dari seluruh pengurus DKM. Setiap saat bisa bertemu di Masjid besar Kecamatan. Tentunya dengan adanya Masjid besar ini harapan kami, Insya Allah bisa mendapat bantuan-bantuan untuk melengkapi sarana prasarana di Masjid tersebut,” tandasnya.
(Dath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here