Beranda Bolmong Timur MTQ ke-7 Kabupaten Boltim Resmi Ditutup, Simak Pesan Menyentuh Bupati Sachrul.

MTQ ke-7 Kabupaten Boltim Resmi Ditutup, Simak Pesan Menyentuh Bupati Sachrul.

391
0
BERBAGI

TUTUYAN, LensaSulut.com – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-7 Tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang berlangsung di lapangan Gogaluma Tutuyan sejak tanggal 19 Mei 2022, resmi ditutup oleh Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si pada Sabtu (21/5/2022).

Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan bahwa, maksud dan tujuan dilaksanakan MTQ ini sebagai upaya Pemerintah meningkatkan dan menumbuh kembangkan kecintaan terhadap bacaan Alquran.

“MTQ salah satu ajang syiar agama untuk semua umat muslim. Sehingga harus kita lestarikan dan laksanakan secara resmi, “ ucap bupati.

Bupati juga melihat saat pengumuman pemenang, ada beberapa Kecamatan sangat bergembira, karena utusan atau kafilahnya mendapatkan juara. Tapi, ada juga yang belum mendapat juara.

“Bagi yang belum dapat juara, tingkatkan lagi. Jangan pernah kita kecewa, karena sebenarnya membaca Alquran ini tidak untuk dilombakan tapi diwajibkan bagi seluruh umat muslim. Kenapa dilombakan, karena untuk mencari para hafiz dan mencari bibit-bibit anak muda yang hebat untuk melafazkan atau membaca Alquran dengan baik,“ terang bupati.

Bupati pun mengatakan, ketika masih ada generasi yang membaca Alquran dengan baik, melafazkan kitab Allah dengan baik, maka dia sebagai bupati yakin dan percaya akan ada banyak keberkahan yang didapat.

“Akan melimpah keberkahan yang akan kita dapat ketika generasi kita dididik dengan cara seperti ini. Memperdalam ilmu agama, mengaji, memperlombakan dan melafalkan ayat-ayar Alquran itu luar biasa,“ kata orang nomor satu di Boltim ini.

Lebih lanjut bupati mengatakan, bahwa masalah yang dihadapi saat ini tak hanya Indonesia tapi seluruh dunia, dimana anak-anak itu sudah mulai melupakan budaya membaca Alquran.

Pasalnya menurut bupati, di era teknologi yang sudah mulai maju ini yang merambah ke seluruh kelompok masyarakat tanpa melihat batas usia, dimana anak-anak sekarang masih usia kelas 1 SD, kebanyakan sudah punya handphone.

“Hal ini tentu telah mengikis budaya kita untuk mengaji. Jadi perlu kita tumbuh kembangkan lagi agar ada kecintaan lagi terhadap membaca Alquran,“ ujar Mamonto.

Diakhir sambutan, bupati menyampaikan bagi kafilah yang menang, akan diutus ke MTQ Tingkat Provinsi, dan mereka menjadi perhatian khusus.

“Saya minta kepada Kabag Kesra untuk mengawal kafilah Boltim sampai ke provinsi dan memfasilitasi mereka. Mudah-mudah mereka bisa berhasil dan mendapat juara,“ tandas Bupati Sachrul.

Diketahui, MTQ ke-7 ini, Kecamatan Modayag Barat kembali menyabet juara umum yang ke tujuh kalinya secara berturut-turut.

Hadir pula pada acara penutup MTQ, Anggota DPRD Boltim Samsudin Dama, para Asisten, Kepala SKPD, Kepala Kemenag Boltim, Camat dan ASN Pemkab Boltim.
(Dath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here