Beranda Bolmong Timur Di Balik Penghargaan UHC Madya: Cerita Boltim Menjaga Hak Sehat Warganya

Di Balik Penghargaan UHC Madya: Cerita Boltim Menjaga Hak Sehat Warganya

276
0
BERBAGI

JAKARTA, LensaSulut.com – Bagi sebagian orang, penghargaan hanyalah sebingkai plakat. Namun bagi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori Madya yang diterima di ajang UHC Awards 2026 adalah cerminan dari ribuan cerita warga yang kini tak lagi cemas saat harus berobat.

Di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026), nama Boltim menggema di panggung nasional. Bupati Oskar Manoppo melangkah mantap menerima penghargaan dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, didampingi Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, serta Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk. Sebuah momen yang menandai perjalanan panjang daerah ini dalam memperjuangkan hak dasar masyarakat: kesehatan.

Di balik sorotan kamera dan tepuk tangan, ada cerita para petani, nelayan, dan pekerja informal di Boltim yang kini bisa mengakses layanan kesehatan tanpa takut terbebani biaya. Melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Pemkab Boltim berhasil memastikan 98 persen penduduknya terdaftar, dengan tingkat keaktifan peserta juga mencapai 98 persen—angka yang mencerminkan keberpihakan nyata kepada rakyat kecil.

Perhatian khusus diberikan kepada kelompok Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Pemerintah daerah tak sekadar mendaftarkan, tetapi juga menanggung iuran melalui skema PBPU Pemda. Hasilnya, segmen ini mencapai 10 persen dari total penduduk, dengan tingkat keaktifan minimal 80 persen, serta total kepesertaan yang menyentuh 25 persen penduduk Boltim.

Komitmen tersebut bukan tanpa konsekuensi fiskal. Namun Boltim membuktikan keseriusannya melalui pengelolaan keuangan yang disiplin. Iuran PBPU Pemda dibayarkan lunas hingga September 2025, menjadikan Boltim sebagai daerah UHC Prioritas kabupaten/kota yang dinilai konsisten dan bertanggung jawab.
Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa capaian ini lahir dari semangat kebersamaan.

“Penghargaan ini menjadi penguat komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memastikan seluruh masyarakat terlindungi dalam sistem jaminan kesehatan nasional,” ujar Bupati.

Universal Health Coverage bukan sekadar target administratif, melainkan upaya memastikan setiap warga tanpa memandang status ekonomi memperoleh layanan kesehatan yang layak, adil, dan terjangkau. Bagi Boltim, penghargaan UHC Madya adalah titik pijak untuk melangkah lebih jauh, membangun sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Boltim Minarni Manoppo, Kepala BPKPD Boltim Samsurizal Korompot, serta jajaran BPJS Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, para penggerak di balik layar yang memastikan program ini berjalan hingga menyentuh masyarakat paling bawah.
(Dath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here