MANADO, LensaSulut.com – Pengurus wilayah Wanita Syarikat Islam (WSI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar kegiatan Pengkaderan Pengurus Wanita Syarikat Islam, yang dilaksanakan pada tanggal 4-5 Juli 2026 di Aston Hotel Manado.
Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua Umum DPP Wanita Syarikat Islam, Prof. Dr. Valina Singka Subekti, M.Si, diikuti oleh peserta pengurus cabang WSI kab/kota yang ada di Sulawesi Utara.
Saat menyampaikan materi, Valina Singka menyampaikan bahwa tema kegiatan “Bersama Wanita Syarikat Islam Membangun Perempuan Berilmu, Berakhlaq, Berdaya, Menuju Masyarakat Berkemajuan” sangat relevan dengan Visi dan Misi Wanita Syarikat Islam sebagai perempuan Islam Modern dan Pilar Utama Ketahanan Keluarga dan Penjaga Moral Bangsa.
“Tema ini sangat relevan dengan falsafah dasar Syarikat Islam yaitu trilogi dengan berlandaskan Alquran dan ajaran agama Islam dalam kehidupan. WSI tidak bisa dipisahkan secara historis dengan Syarikat Islam,” tegas Valina Singka.
Selain Ketua Umum, WSI Sulut juga menghadirkan pemateri dari DPP yakni Dra. Sufrenita M. MM, dan Nova Rasdiana, M.Si.selain pemateri dari DPP WSI, terdapat pemateri lain yakni Ir, Hi. Djafar Alkatiri, M.M, M.Pd.I dan Hi. Sultan Udin Musa, SH dengan dipandu oleh moderator Sicilya C Mokoginta,SE.MM bersama Drs Sofyan Lapasau pada sesi diskusi panel.
Sementara itu, Ketua Wilayah WSI Sulut, Hj. Juriah Bawoel mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu agenda pengurus wilayah untuk menciptakan banyak kader Wanita Syarikat Islam di Sulawesi Utara.
“Pada kegiatan ini, kami mengkaderkan sebanyak 50 orang peserta dari pengurus cabang dari Kabupaten dan Kota di Sulawesi Utara,” jelas Juriah Bawoel.
Sebelumnya, ucapan selamat datang disampaikan oleh Wakil Ketua WSI Sulut, Fitri Muarif sekaligus menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.
“Terimakasih kami sampaikan kepada pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Terimakasih juga kepada semua yang hadir terutama ibu Ketua Umum beserta jajaran DPP dan seluruh peserta. Ini sebuah kehormatan sekaligus menjadi harapan baru bagi tumbuh dan berkembangnya Wanita Syarikat Islam di Bumi Nyiur Melambai,” ucap Fitri.
“Hari ini bukan sekadar dimulainya sebuah kegiatan pelatihan. Hari ini adalah awal dari sebuah perjalanan pengabdian. Pengkaderan adalah proses membangun karakter, memperkuat nilai, dan menyiapkan perempuan-perempuan yang siap mengemban amanah organisasi dengan ilmu, akhlak, dan integritas,” sambungnya.
Ia juga menjelaskan bahwa tema yang diusung pada kegiatan ini adalah: “Bersama Wanita Syarikat Islam Membangun Perempuan Berilmu, Berakhlak, Berdaya, Menuju Masyarakat Berkemajuan.”
“Tema ini mengingatkan kita bahwa kemajuan sebuah organisasi dan masyarakat sangat ditentukan oleh kualitas manusianya, khususnya perempuan sebagai pendidik pertama dalam keluarga, penggerak di tengah masyarakat, sekaligus mitra strategis dalam pembangunan bangsa. Perempuan yang berilmu akan mampu mengambil keputusan dengan bijaksana. Perempuan yang berakhlak akan menjadi teladan dalam keluarga dan lingkungan. Perempuan yang berdaya akan mampu memberikan manfaat melalui karya dan pengabdiannya. Ketika ketiga nilai ini bersatu, insya Allah akan lahir masyarakat yang maju, berkeadaban, dan diridhai Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujar Fitri
Ia juga berharap selama mengikuti kegiatan ini, jangan hanya menjadi peserta yang hadir secara fisik. Jadilah kader yang hadir dengan hati dan pikiran. Serap ilmu dari para narasumber, bangun komunikasi dan persaudaraan, berdiskusi, bertanya, serta saling menguatkan.
Sebab menurutnya, organisasi yang besar tidak lahir dari banyaknya anggota, tetapi dari kader-kader yang memiliki komitmen, integritas, dan semangat untuk terus belajar serta mengabdi.
Dijelaskan pula, bahwa besok WSI akan memasuki momentum penting, yaitu Pelantikan Pimpinan Wilayah Wanita Syarikat Islam Sulawesi Utara serta Pimpinan Cabang Kabupaten Minahasa dan Kota Bitung.
“Oleh karena itu, pengkaderan hari ini menjadi fondasi yang akan memperkuat langkah kepengurusan dalam menjalankan amanah organisasi. Saya mengajak kita semua untuk menjadikan kegiatan ini sebagai ruang pembelajaran, ruang silaturahmi, dan ruang menumbuhkan semangat baru bagi kemajuan Wanita Syarikat Islam di Sulawesi Utara,” pungkasnya.
(jefry)














