BITUNG LensaSulut.com – Polemik terkait perekrutan Tenaga Harian Lepas (THL) di Kota Bitung yang diumumkan pada hari Senin 28 Juni 2021, masih terus bergulir dengan diwarnai protes dari masyarakat. Pasalnya, panitia seleksi dinilai masih perlu ditinjau karena banyak kekeliruan dengan hasil yang ada. keluhan disampaikan oleh salah satu masyarakat Kota Bitung Ari Lareken.
Dia menilai dari pendaftaran dan penerimaan THL tidak kredibel. “Mohon ditinjau kembali, karena terkesan panitia tidak paham dengan mekanisme yang ada”. tukasnya.
Ia menyayangkan peristiwa ini karena telah melukai masyarakat khususnya mereka yang mengikuti seleksi sesuai aturan.
“Satu harapan mereka dengan ada pemimpin yang baru, bisa membawa perubahan yang lebih baik agar bisa diberikan kesempatan bagi semua. Sehingga Pemkot Bitung Harus transparan umumkan hasil dari proses test beserta nilai para peserta calon THL di setiap dinas. Pemkot Bitung jangan buat kesan yang tidak baik sehingga bisa menimbulkan mosi masyarakat yang tidak percaya kepada kepemimpinan yang baru,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Pemkot Bitung, Steven Suluh, saat dikonfirmasi menjelaskan, ini merupakan langkah awal Pemkot Bitung melakukan perekrutan secara terbuka dengan tujuan menuju Kota Digital.
“Ini merupakan langkah berani dan merupakan hal baru bagi kami dan memang saat ini ada banyak kesalahan yang kami lakukan. Saat ini kami sementara melakukan perbaikan dengan lebih memperhatikan serta berhati-hati agar tidak adalagi kesalahan”. Katanya.
Adapun mengenai nama-nama yang keluar di dua instansi dirinya menyampaikan bahwa hal ini merupakan human error.
“Mengenai kesalahan yang kami lakukan, saya mewakili panitia seleksi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang belum berkesempatan lolos, intinya untuk nama-nama yang namanya keluar dobol sudah diperbaiki dan untuk yang nama yang katanya tidak ikut wawancara tetapi pada pengumuman namanya keluar itu akan kami cek kembali dan jika ada maka mereka akan ditinjau kembali dan dianulir, ada mekanisme lain”. Ucapnya.
Dengan ramainya pembahasan ini hingga ada postingan yang menyalahkan pemerintahan saat ini dirinya menyampaikan bahwa jangan menyalahkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung.
“Sangat minta tolong kepada masyarakat, jangan salahkan Pak Maurits Mantiri dan Pak Hengky Honandar tetapi salahkan kami panitia seleksi karena ini sudah ditugaskan kepada tim seleksi karena kami yang sudah ditugaskan beliau”. Tambahnya. (Iqbal)














