Beranda Bolmong Timur Java Culture Fest 2023 Berakhir Dengan Kemeriahan Karnaval Adat dan Pesta

Java Culture Fest 2023 Berakhir Dengan Kemeriahan Karnaval Adat dan Pesta

168
0
BERBAGI

BOLTIM, LensaSulut.com – Kemeriahan Karnaval dan Kirab Budaya Adat Jawa adalah bagian dari Puncak perayaan Java Culture Fest (JCF), yang sudah diselenggarakan sejak 31 Mei sampai 4 juni 2023 oleh Pemerintah Daerah (Pemda), Bolaang Mongondow Timur (Boltim), bersama dengan Masyarakat Jawa yang berada di Kecamatan Modayag.

Puncak JCF dipusatkan dilapangan Arjuna Desa Purworejo Kecamatan Modayag. Minggu (4/6/2023).

Acara diawali dengan sambutan oleh Ketua Panitia JCF. Eko Purnomo, kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Sejarah Masuknya Suku Jawa di Kabupaten Boltim oleh Syamsudin rahmat, serta dimeriahkan oleh Tarian – tarian Tradisional Jawa. Ribuan masyarakat tumpah ruah yang juga menanti kemeriahan malam hiburan rakyat yang di isi oleh pertunjukan Opera, Band dan Artis Megi Diaz.

Dalam sambutannya, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto S.Sos M.Si menegaskan Komitmennya dalam merawat serta melestarikan adat dan budaya yang ada di Boltim.

“Negara kita dikenal dengan keragaman adat budaya yang ditinggalkan oleh leluhur kita. Kita sebagai anak bangsa, wajib untuk terus melestarikan budaya. Hal ini saya lakukan tentu untuk melestarikan budaya. Saya orang mongondow, tapi saya begitu menghargai adat jawa. Karana di boltim tentu ada masyarakat jawa, bagaimana mereka datang kesini dibawah oleh belanda pada tahun 1928. Ini yang harus kita lestarikan dan ceritakan kepada anak cucu kita, tidak boleh kita lupakan sejarah, maka ketika saya dilantik menjadi bupati. Saya berkomitmen mengangkat seluruh budaya yang ada di Boltim,” beber Bupati yang juga satu satunya di Sulawesi Utara yang menerima gelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dari Keraton Surakarta.

Pelaksanaan Kegiatan JCF ini akan di ambil alih oleh Kementrian, apabila dilaksanakan secara berkesinambungan.

“Ini kedua kali JCF dilaksanakan, artinya satu kali lagi kita laksanakan Festifal JCF ini akan diambil alih oleh Kementrian. Pembiayaannya juga akan diambil alih oleh kementrian, makannya ini saya lakukan selama dua kali berturut – turut dan Insyaallah tahun depan juga kita akan laksanakan” ucap Bupati.

Pucuk pimpinan Boltim juga mengatakan, kalau gelar yang diberikan oleh Keraton Surakarta, tak luput juga dari peran masyarakat yang mendukung penuh program pemerintah dalam Pelestarian adat dan budaya.

“Pihak keraton Surakarta memberikan saya gelar kehormatan, bahkan dianggap sebagai bagian keluarga Keraton Surakarta Dan itu menjadi sebuah kebaganggan kita, bahwa di Sulut hanya ada satu kepala daerah yang diundang untuk diberikan gelar oleh keraton surakarta, dan itu ada di boltim, karena Pemerintah mengangkat budayanya dan masyarakat mendukung penuh dengan semangat,” kata Bupati

Di akhir sambutan, Orang nomor satu di Boltim ini berterima kasih kepada seluruh pihak yang turut menyukseskan pergelaran JCF.

“Selanjutnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan Modayag, seluruh aparat dan perangkat desa, tokoh adat serta tokoh masyarakat yang berada Purworejo dan Liberia bersatu, yang telah bahu membahu menopang berhasilnya acara ini,” tandasnya.

Turut Hadir. Ketua TP PKK Boltim. Seska Ervina Budiman S.Sos, Walikota Kotamobagu Ir Tatong Bara, Mantan Bupati Bolaang Mongondow. Hj Marlina Moha Siahaan, Kapolres Boltim, Dandim 1303, Kapolres Kotamobagu, Anggota DPRD Sulut Nursiwin Y Dunggio, Para Asisten Pemkab Boltim, Seluruh Kepala OPD, Camat, Seluruh Kepala Desa, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat.
(Dath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here