Beranda Religi Majelis Shalawat Wa Ta’lim Qolbun Salim Gelar Khatam Al-Quran dan Halal Bihalal

Majelis Shalawat Wa Ta’lim Qolbun Salim Gelar Khatam Al-Quran dan Halal Bihalal

20
0
BERBAGI

MANADO, LensaSulut.com – Majelis Shalawat Wa Ta’lim Qolbun Salim menggelar kegiatan Khatam Al-Quran TPQ Qolbun Salim yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026, di Aula Wisma Haji Tuminting, Kota Manado, Minggu (17/5/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran sejak usia dini.

Acara tersebut menghadirkan Ir. H. Djafar Alkatiri, MM, M.Pd.I sebagai pembawa hikmah Halal Bihalal. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara Dr. KH. Ulyas Taha, M.Pd, Ketua Umum Pusat Laskar Manguni Indonesia (LMI) Pdt. Hanny Pantouw, S.Th bersama istri, Kepala Kantor Kemenag Kota Manado Hj. Rogaya Udin, M.Pd beserta jajaran, sejumlah Kepala Kantor Urusan Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam.

Prosesi khatam Al-Quran ditandai dengan penyematan syal dan penyerahan sertifikat khatam kepada para santri yang didampingi oleh Ustadzah Sandra Kurusi dan Ustadzah Indri Noe. Suasana acara semakin semarak dengan penampilan seni budaya Samrah dan Hadrah dari santri TPQ Qolbun Salim yang memukau para tamu undangan serta orang tua santri.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Sulut KH. Ulyas Taha menyampaikan apresiasi atas konsistensi Majelis dan TPQ Qolbun Salim dalam membina pendidikan Al-Quran di tengah masyarakat.

“Apresiasi dari kami Kanwil Kemenag Sulut kepada Majelis Qolbun Salim. Semoga apa yang telah dilakukan selama ini menjadi amal saleh sebagaimana telah dibuktikan pada hari ini, dan Allah SWT menjanjikan tidak akan mencampakkan hamba-hamba-Nya yang berbuat amal saleh,” ujar Ulyas Taha.

Sementara itu, Djafar Alkatiri dalam ceramah hikmahnya menekankan pentingnya menjadikan Al-Quran bukan hanya sekadar dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Quran sering dibaca dalam berbagai hajatan, namun jarang dikaji dan diamalkan. Mari kita giatkan membaca Al-Quran setiap hari sembari mengkaji dan mengamalkannya,” tutur Djafar.

Ia juga menyampaikan harapan agar Majelis Qolbun Salim terus berkembang dalam membangun semangat ukhuwah, bahkan suatu saat memiliki rumah tahfiz untuk mencetak generasi Qurani.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Pusat LMI Pdt. Hanny Pantouw turut memberikan sambutan Halal Bihalal. Tokoh toleransi nasional itu mengangkat pentingnya moderasi beragama dan kerukunan antarumat beragama yang menurutnya telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Ketua panitia pelaksana, Indri Noe, menjelaskan bahwa kegiatan Khatam Quran dan Halal Bihalal ini bertujuan menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran kepada anak-anak sejak dini sekaligus mempererat tali silaturahmi antarpengurus, anggota majelis, dan masyarakat lintas keyakinan.

“Secara spiritual, Khatam Quran yang diawali dengan pendidikan baca Al-Quran hingga khatam merupakan bentuk penghambaan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki nilai hablumminallah. Sementara Halal Bihalal membuka pintu maaf dan saling memaafkan sebagai makna hablumminannas,” jelas Indri.

Kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan kebersamaan, serta turut dihadiri sejumlah tamu nonmuslim sebagai wujud nyata kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kota Manado.
(jefry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here