MANADO, LensaSulut.com – Malam Grand Final Kompetisi Putra Putri Literasi Sulawesi Utara (PPLSU) 2026 berlangsung meriah di venue utama Festival Literasi Sulawesi Utara 2026, kawasan Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara, Manado, Sabtu (3/10/2026).
Dalam malam puncak tersebut, Julio Lawendatu, perwakilan Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Fidelis Greatania, perwakilan Kota Manado, berhasil terpilih sebagai Putra dan Putri Literasi Sulawesi Utara 2026.
Keduanya dinyatakan unggul setelah melewati rangkaian seleksi dan pembekalan yang cukup ketat. Julio dan Fidelis berhasil menyisihkan 15 finalis lainnya yang sebelumnya telah mengikuti berbagai tahapan penilaian.
Ketua Umum PPLSU, Standius Bara Prima, mengatakan terpilihnya Putra dan Putri Literasi Sulawesi Utara 2026 diharapkan dapat menjadi momentum lahirnya semangat baru dalam mengembangkan gerakan literasi di daerah.
Menurut Bara, para pemenang memiliki tanggung jawab untuk terus menyuarakan pentingnya literasi, terutama di kalangan generasi muda.
“Kita punya semangat baru untuk menyuarakan literasi di Sulawesi Utara. Tentunya kita akan ada kampanye literasi di sekolah dan juga kampus dan tentunya setiap generasi wajib membuat karya,” ujar Bara.
Ia menjelaskan, sebelum memasuki babak grand final, seluruh finalis telah mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan literasi. Pembekalan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para finalis, terutama para pemenang, dalam menjalankan peran sebagai duta literasi.
Bara berharap Julio dan Fidelis dapat menjalankan amanah tersebut dengan penuh komitmen serta memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan literasi di Sulawesi Utara.
“Harapan saya para pemenang nantinya terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi Sulawesi Utara,” katanya.
Kompetisi ini kata Bara, tidak hanya menjadi ajang pemilihan figur Putra Putri Literasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan budaya literasi di Sulawesi Utara.
Sementara itu, Sekretaris PPLSU, Faradila Bachmid, mengatakan Putra Putri Literasi Sulawesi Utara 2026 akan menjadi bagian penting dalam menunjang berbagai program gerakan literasi yang dijalankan PPLSU.
Menurutnya, keberadaan Putra Putri Literasi diharapkan mampu memperluas kampanye literasi, tidak hanya di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi, tetapi juga menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Kampanye literasi juga diarahkan untuk mendorong generasi muda aktif membaca, menulis, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” jelas Faradila yang juga Duta Baca Sulut.
Ia berharap, terpilihnya Julio Lawendatu dan Fidelis Greatania diharapkan menjadi awal dari gerakan baru yang lebih kuat dalam mengajak generasi muda Sulawesi Utara menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang berdampak positif bagi masyarakat.
(jefry)














