Beranda Bolmong Jadi Irup, Bupati Boltim Sampaikan Pesan Kapolri Dalam Gelar Pasukan Operasi Samrat...

Jadi Irup, Bupati Boltim Sampaikan Pesan Kapolri Dalam Gelar Pasukan Operasi Samrat 2018.

734
0
BERBAGI
Bupati Boltim Sehan Landjar SH, saat memimpin upacara gelar pasukan operasi ketupat samrat.

KOTAMOBAGU lensasulut.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar SH, Rabu (06/06) bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada gelar pasukan operasi ketupat samrat 2018 yang dilaksanakan oleh Polres Bolaang Mongondow (Bolmong), dilapangan Mapolres Bolmong.

Sehan bertindak sebagai Irup atas permintaan dan undangan langsung dari Kapolres Bolmong lewat surat yang dilayangkan Polres Bolmong ke Pemkab Boltim tanggal 04 Juni lalu.

Dihadapan seluruh stakeholder terkait yang hadir pada gelar pasukan tersebut, Bupati membacakan sambutan Kapolri.

“Sebagai salah satu operasi kepolisian terpusat, Operasi ketupat tahun 2018 diselenggarakan serentak di seluruh Polda jajaran selama 18 hari mulai tanggal tujuh sampai dengan dua puluh empat Juni 2018,” kata Bupati mengawali sambutannya.

Disebutkan, terdapat empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai dalam menjaga stabilitas Kamtibmas. Antara lain stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.

“Tahun ini potensi permasalahan masih berkisar pada masalah distribusi pangan, upaya penimbunan oleh kelompok mafia pangan, maupun perilaku negatif pelaku usaha yang menaikkan harga di atas harga yang ditetapkan. Maka dibutuhkan kerjasama dan langkah proaktif dari stakeholders guna mengatasi hal ini,” sebut Sehan.

Inspektur upacara, Sehan Landjar SH saat memeriksa pasukan pada gelar pasukan operasi ketupat samrat 2018.

Potensi kerawanan lanjut Bupati, yakni masalah kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik lebaran. Ketiga, potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas seperti curat, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal dan hipnotis.

“Potensi kerawanan keempat adalah, ancaman tindak pidana terorisme. Guna mengantisipasinya, saya menekankan kepada seluruh Kasatwil untuk terus meningkatkan kegiatan deteksi intelijen yang diimbangi dengan upaya penegakan hukum secara tegas,” papar Sehan.

Disamping itu, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, mako Polri dan aspek keselamatan personil pengamanan juga menjadi perhatian serius.

“Dalam mewujudkan keamanan secara umum, saya perintahkan kepada seluruh jajaran dan rekan TNI serta stakeholder lainnya, untuk meningkatkan kerjasama demi terwujudnya hal tersebut,” tutur Sehan di akhir penyampaiannya.

Diketahui, upacara tersebut dihadiri oleh seluruh perwakilan stakeholder yang tergabung dalam unsur forkopimda, yakni perwakilan kepala daerah se BMR, Satpol PP, TNI, Polri, Samsat, Kemenag, serta seluruh komponen masyarakat lainnya. (rey)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here