Beranda Manado Komisi III DPRD Manado Turlap Pasca Bencana Banjir

Komisi III DPRD Manado Turlap Pasca Bencana Banjir

118
0
BERBAGI

MANADO LensaSulut.com – Pasca musibah banjir yang melanda Kota Manado, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bergerak turun lapangan (turlap), pada Selasa 2 Februari 2021 di beberapa wilayah yang rawan banjir. Hal ini pun mendapat respon warga dan berharap para waakil rakyat dapat mengatasi persoalan banjir tersebut.

Personil Komisi III juga mendeteksi penyebab banjir di beberapa titik yang rawan.

Turlap tersebut dipimpin Ketua Komisi, Ronny Jonas Makawata, Wakil Ketua Komisi, Lily Binti, Anggota Mona Kloer, Lucky Datau, Frederik Tangkau dan Jean Sumilat. Sementara lokasi turlap yang dipantau yaitu Singkil I, Lingkungan I, Bengkol Lingkungan III, Malendeng Welong, Winangun 2, Lingkungan II dan Ranotana Weru Ligkungan I.

Komisi III saat turun lapangan pasca banjir di beberapa wilayah Kota Manado.

Ketua Komisi III, Ronny Makawata mengatakan banyak persoalan dari hasil turlap. “Di Kelurahan Singkil I kami temukan kondisi drainase yang sudah tidak memadai yang awalnya kedalaman selokan 3 meter kini tidak sampai 1 meter. Kemudian diatas drainase sudah dibangun rumah dan mirisnya rumah tersebut milik salah satu Kepala Lingkungan. Bahkan ada yang buat rumah yang menutupi drainase,” terangnya.

Salah satu rumah yang bangunannya jadi perhatian serius Komisi III dari hasil turlap.

Begitupun dikatakan Wakil Ketua Komisi III, Lily Binti telah menemukan penyempitan anak sungai dan pembangunan perumahan yang menyebabkan banjir. “Ini yang akan kami koordinasikan bersama Balai Sungai, Dinas PUPR, Dinas Perkim, serta BPBD untuk menindaklanjuti laporan turun lapangan dari kami Komisi III DPRD Manado,” ujar srikandi Partau Golkar dari Dapil Wenang-Wanea ini.

Kondisi drainase menjadi perhatian serius personil Komisi III.

Sementara Mona Kloer mengatakan kalau kondisi Kota Manado sekarang sangat-sangat memprihatinkan. “Setelah melihat langsung kondisi masyarakat dan infrastruktur, ternyata belum ramah air dimana proyek-proyek yang berlangsung belum tepat sasaran, karena tidak semua dapat dinikmati oleh keseluruhan masyarakat yang ada,” tutup Ketua DPC Partai Gerindra Manado.
(lipsus/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here