Beranda Bolmong Timur Penyaluran Bantuan Oleh DKP Boltim Dikeluhkan Masyarakat Desa Bulawan Satu

Penyaluran Bantuan Oleh DKP Boltim Dikeluhkan Masyarakat Desa Bulawan Satu

583
0
BERBAGI

TUTUYAN, LensaSulut.com – Bantuan yang diberikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kepada masyarakat, sudah sesuai mekanisme dan petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Demikian dikatakan Kepala Dinas DKP Boltim, Erna Mokodongan saat diwawancarai sejumlah wartawan, Jumat (5/2/2021).

“Bantuan dari dinas perikanan dan kelautan itu sudah sesuai dengan mekanismenya, sudah diserahkan kepada para pelaku usaha perikanan, baik nelayannya, pemasarannya maupun tibo-tibo dan sudah disesuaikan dengan mekanismenya dengan juknis dari pada kementerian dan perikanan,” ucap Erna.

“Bantuan berupa kapal 3GT 6 unit, kapal 4GT 1 unit, baru kemudian fish pinder 15 unit, cool box 97 unit, let jaket 356 unit, motor tempel 15 unit, dan motor box 5 unit,” jelas Erna.

Dan terkait proposal yang sudah masuk tapi tidak keluar bantuannya, Erna mengatakan bahwa masih terkendala disebabkan masih banyak daftar tunggu.

“Memang masih banyak daftar tunggu. Proposal yang masuk pada kita banyak sekali, jadi agak sakit kepala juga tim verifikasi Dinas Perikanan dan Kelautan untuk menentukan ini. Tapi kita pakai skala prioritas untuk yang sudah lama menyampaikan proposalnya. Baru kemudian mana yang masih banyak daftar tunggu, kita berusaha agar supaya ada ketambahan anggaran 2021 bisa memenuhi masyarakat yang sudah memasukkan proposalnya itu, dan berharap agar supaya mereka bisa mendapatkan bantuan,” bebernya.

Sebelumnya, bantuan yang disalurkan DKP Boltim tersebut mendapat keluhan dari warga. Di Desa Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan misalnya. Surianti Baswan mengaku, sudah banyak proposal yang ia masukan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Boltim, tapi tidak ada satupun bantuan yang keluar. Sementara kata dia, yang lain bukan nelayan, tapi dapat bantuan.

“Proposal mesin temple 15 pk yang ada semaso, nyanda ada. Baru ulang kasemaso proposal perahu satu paket deng mesin, nyanda ada. Baru ada kase maso proposal motor box nyanda ada, nda pernah kaluar. Sementara yang badapa laeng bukang nelayan,” kata Baswan.

Ucapan yang sama dilontarkan Wiwin Bukoy, warga Bulawan Satu. Kata dia, proposal yang ia masukan ke DKP Boltim, itu atas permintaan kepala dinas, tapi setelah di cek, tidak ada bantuan yang keluar. “Kita ada semaso proposal cool box. Itu Ibu Erna yang bilang langsung kasemaso jo. Tapi pas ada cek nda ada tu bantuan,” tutur Bukoy.
(Dath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here