Beranda Hukum dan Pertahanan Polres Boltim Terima Keluhan Begini Saat Gelar Jumat Curhat

Polres Boltim Terima Keluhan Begini Saat Gelar Jumat Curhat

189
0
BERBAGI

TUTUYAN, LensaSulut.com – Gerak positif diperagakan  Kepolisian Resort (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Melalui Program Jumat Curhat, Korps Bhayangkara Boltim besutan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), I Dewa Nyoman Agung Surya Negara, S.I.K. menyerap keluhan masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Boltim, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), I Dewa Nyoman Agung Surya Negara, S.I.K., Jumat (3/2/2023).

Kegiatan yang bertempat di rumah keluarga Agong Paputungan Desa Tutuyan, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Boltim ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh agama toko adat, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tutuyan.

Pada kesempatan itu, sejumlah keluhan dilontarkan masyarakat Tutuyan pada agenda Jumat Curhat. Salah satunya, Nasrun Modeong. Dirinya mengungkapkan bahwa masih ada oknum anggota Polri yang menggunakan knalpot bising serta terkait dengan pembelian BBM yang dibataskan oleh pihak SPBU.

“Terkait knalpot racing, masih adanya anggota Polri yang masih menggunakan knalpot racing mohon agar ditertibkan dan ditindak. Dan adanya pembatasan jumlah dalam pembelian BBM di Pertamina untuk petani hanya 10 liter saja sedangkan para pengecer bebas melakukan pembeliaan sampe 25 liter,” ungkap Modeong.

Menanggapi keluhan ini, Kapolres Boltim AKBP I Dewa Nyoman Agung Surya Negara, S.I.K., melalui Kapolsek Tutuyan Hasiberto, S.Sos., menuturkan, akan menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut.

“Terkait knalpot racing, kami akan memerintahkan kepada kasi Propam untuk menindak dan menertibkan anggota yang menggunakan knalpot racing. Untuk pembelian BBM menggunakan galon wajib melampirkan surat rekomendasi dari dinas terkait, dan pertamina ke depan akan menerapkan sistem Barcode untuk pembelian BBM,” ujar perwira satu Balok ini.

Ditempat yang sama, Anto Kaloke warga Tutuyan juga menyampaikan keluhan. Kata dia, ada oknum anggota Polri yang menempati kos-kosan di Tutuyan Induk dan ditemani dengan wanita serta menggunakan alat musik dengan volume tinggi hingga menggangu lingkungan yang ada.

“Adanya oknum anggota Polri yang menempati kos-kosan di wilayah Tutuyan induk dan sering membawa perempuan di kos-kosan tersebut dan memutar musik dengan volume tinggi sehingga mengganggu masyarakat yang akan beristirahat,” ucap Kaloke.

Hal ini juga ditanggapi serius oleh Kapolsek Tutuyan Hasiberto S.Sos. Dirnya menegaskan laporan ini agar bisa langsung ke Kapolres dan memerintahkan Kasi Propam untuk menindaklanjuti serta bertindak tegas kepada oknum anggota Polri.

“Agar dapat melaporkan langsung kepada Kapolres dan akan perintahkan Kasi Propam untuk melakukan penyelidikan serta mengambil tindakan tegas kepada oknum anggota tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Sangadi (Kepala Desa-red) Desa Tutuyan II Hartono Buntuan, mengapresiasi kepada Tim Rainmas yang selalu menindak knalpot bising, “Saya Mengapresiasi penindakan knalpot racing lewat tim Raimas dan meminta untuk ditingkatkan serta menjelang bulan suci Ramadan adanya masyarakat Tutuyan II yang menjual miras agar dapat di lakukan penindakan,” pintanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Boltim AKBP I Dewa Nyoman Agung Surya Negara, S.I.K., Kepala Bagian (Kabag) Log Polres Boltim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Berti Titawael, S.H., Kepala Satuan (Kasat) Intel Polres Boltim IPTU Rendi Sual, Kasi Humas Polres Boltim IPTU Harry S. Rambing, Kapolsek Tutuyan IPDA Hasiberto, S.Sos., KBO Reskrim Polres Boltim IPDA Reynold CH. Wowor, Kasat Tahti Polres Boltim IPDA Melky Maabuat, Kanit Paminal Polres Boltim AIPTU Khaerudin Meonti, Sangadi Desa Tutuyan II Hartono Buntuan, Aparat Desa Tutuyan serta warga masyarakat Desa Tutuyan.
(Dath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here