Beranda Edukasi Polda Sulut dan Mahasiswa Berkolaborasi Tangkal Hoax dan Radikalisme di Seminar

Polda Sulut dan Mahasiswa Berkolaborasi Tangkal Hoax dan Radikalisme di Seminar

69
0
BERBAGI

MANADO, LensaSulut.com – Kepolisian Daerah Sulut bersama mahasiswa berkolaborasi dalam seminar sehari. Seminar yang mengusung tema ‘Bijak Medsos Hoax Menyingkir Kritis Radikalisme’, berlangsung di lantai 4 kantor pusat Universitas Sam Ratulangi Manado. Rabu 21 september 2022 pukul 09.00 wita

Kegiatan seminar diikiti oleh mahasiswa sebanyak 90 ( sembilan puluh) mahasiswa dari semua perwakilan fakultas, yang sebelumnya diregistrasi untuk peserta dari mahasiswa. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan ucapan selamat datang oleh Vivie R. Tumbol .SH.MH, serta Doa oleh Ivan kaunang.

Direktur Intelkam Kombes Pol Albert Barita Marulam Sihombing. M.SI. M.A dalam sambutannya menyampaikan terkait persepsi terhadap polisi. Ia berharap mahasiswa memiliki persamaan persepsi mengenai pandangan kita terhadapa Polisi.

“Bicara polisi jangan hanya berbicara soal kambtibmas sehingga pemikiran kita terhadap polisi bagaikan pemadan kebakaran. Saat ini justru tugas polisi yaitu untuk memajukan peradaban dunia dan membuka pemahaman bahwa kejahatan datang kedunia karena pelanggaran manusia tidak mendengar perintah Tuhan,” jelas Dir Intelkam Polda Sulut.

Sambutan juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr. Ir. Grevo S. Gerung, MSc. “Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kegiatan yang sangat bermanfaat seperti seminar yang melibatkan mahasiswa,” ucap Grevo Gerung dalam sambutannya.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore pukul 17.30 tersebut menghadirkan pemateri Raymond Kaya, S.Ip, M.Kom dengan materi peran universitas di era Media baru (RKA). Pada materinya membahas mengenai hoax dan radikalisme melalui internet serta multi media yang ada di Indonesia, juga apa saja elemen ekstrismisme dan bagaimana melawan hoax. Usai menyampaikan materi konvergensia Media dan hoax, ia pun mengajak mahasiswa berdiskusi yg dibuatkan kelompok.

Diketahui, usai makan siang, kegiatan seminar dilanjutkan dengan pemateri Direktur Intelkam Polda Sulut mengenai Analisis Kritis Ciri-ciri Radikalisme serta kategorinya. Akar segala permaslahan menurutnya adalah cinta dan uang. “Untuk itu hidup harus produktif. Bagaimana cara mencegah radikalisme ?Jadilah bagian masyarakat modern. Karena orang yang radikal adalah orang yg kecewa,” ungkap Dir Intelkam Albert Barita Marulam Sihombing.

Pada kegiatan ini juga dilakukan Foto bersama dan Pertukaran Cendra Mata oleh Direktur Intelkam kepada Universsitas UNSRAT yang diterima oleh Prof Dr.Ir.Grevo S.Gerung , MSc.
(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here